Stok BBM untuk Lebaran di Priangan Timur Aman, Meski Bayang-bayang Perang Timur Tengah Hantui Pasokan

stok BBM Lebaran 2026 di Priangan Timur aman
Sales Branch Manager Ritel 4 PT Pertamina Bandung, Faisal Fahd menjelaskan stok BBM untuk Lebaran di Priangan Timur, Kamis (5/3/2026). Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Bayang-bayang konflik geopolitik dunia mulai merambat ke urusan energi. Namun pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu panik. Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama periode Lebaran 2026, termasuk di Tasikmalaya dan wilayah Priangan Timur, diklaim tetap aman.

Di tengah konflik di Timur Tengah—terutama ketegangan yang melibatkan Iran—pemerintah menegaskan stok energi nasional masih cukup untuk menopang kebutuhan masyarakat yang biasanya melonjak saat musim mudik.

Selain itu, pemerintah juga menegaskan tidak ada rencana kenaikan harga BBM bersubsidi selama periode Lebaran.

Baca Juga:Dari Ring ke Aksi Sosial: Indoboxing Santuni dan Buka Puasa Bersama 243 Anak Yatim Kota TasikmalayaViman Sentil Kadiskominfo Kota Tasikmalaya: Jangan Bangun “Rumah Digital” Tapi Isinya Kosong

Pernyataan ini sekaligus menjadi penenang di tengah kekhawatiran publik yang mulai sensitif setiap kali kata “perang” dan “minyak dunia” muncul dalam satu kalimat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah terus memantau kondisi cadangan energi nasional agar tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, cadangan minyak nasional saat ini berada di kisaran 22 hingga 23 hari kebutuhan nasional. Angka tersebut masih sesuai dengan kapasitas penyimpanan energi yang dimiliki Indonesia.

Meski begitu, pemerintah tidak menutup mata terhadap risiko global. Konflik di kawasan Iran berpotensi memengaruhi rantai distribusi minyak dunia.

Apalagi sekitar 25 persen pasokan minyak yang digunakan Indonesia masih berasal dari impor Timur Tengah yang jalurnya melintasi Selat Hormuz—salah satu “urat nadi” perdagangan energi dunia.

Jika jalur itu terganggu, bukan hanya harga minyak yang bergejolak. Stabilitas pasokan energi global pun bisa ikut terseret.

Namun untuk saat ini pemerintah menilai kondisi tersebut masih bisa diantisipasi melalui pengelolaan cadangan energi dan pengaturan distribusi secara nasional.

Baca Juga:THR Pegawai Pemkot Tasikmalaya Belum Diputuskan, Viman: Uangnya Ada, Tinggal Atur Strategi FiskalAlumni SMAN 1 Tasikmalaya Perkuat Solidaritas Lewat Ratusan Paket Ramadan

Untuk wilayah Priangan Timur, termasuk Tasikmalaya, PT Pertamina memastikan distribusi BBM tetap berjalan normal.

Sales Branch Manager Ritel 4 PT Pertamina Bandung, Faisal Fahd, menjelaskan bahwa stok BBM di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan terus diperbarui setiap hari.

“Stok itu setiap hari bertambah. Tersedia sekitar 21 hari ke depan, tapi bukan berarti hari ke-22 langsung kosong. Pasokan terus bergerak dari kilang ke wilayah distribusi,” ujarnya dalam pertemuan dengan Hiswana Migas di Kota Tasikmalaya, Kamis (5/3/2026).

0 Komentar