Radja Nainggolan: Lautaro dan Spalletti yang Buat Inter Pecat Mauro Icardi

Radja Nainggolan
Radja Nainggolan Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Mantan gelandang Inter Milan dan AS Roma, Radja Nainggolan, mengungkap cerita di balik kepergian Mauro Icardi dari Inter.

Dalam sebuah wawancara panjang, pemain asal Belgia itu membeberkan sejumlah hal yang menurutnya menjadi pemicu retaknya hubungan antara Icardi dan klub.

Nainggolan yang pernah bermain bersama Icardi di Inter pada musim 2018/2019 menilai bahwa konflik yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh satu faktor.

Baca Juga:Allegri Senjata Rahasia AC Milan untuk Menyalip Inter dan Memenangkan ScudettoAndrea Ranocchia: Scudetto dalam Genggaman Inter Jika Kalahkan AC Milan, Jika Tidak…

Ia menyebut peran pelatih Luciano Spalletti serta situasi di dalam tim, termasuk kehadiran Lautaro Martinez, turut memengaruhi akhir perjalanan sang striker Argentina di Giuseppe Meazza.

Dalam wawancaranya dengan Sportium.FUN, Nainggolan menjelaskan bahwa Icardi sebenarnya merupakan sosok yang baik di ruang ganti, meskipun dikenal sebagai pribadi yang tertutup.

“Icardi adalah orang yang sangat tertutup. Dia kapten Inter, tetapi di luar lapangan tidak terlalu banyak berinteraksi dengan semua orang,” ujar Nainggolan dikutip dari Calciomercato.

Meski demikian, mantan pemain Cagliari itu menegaskan bahwa selama mengenal Icardi secara pribadi, ia tidak pernah memiliki masalah dengan mantan kapten Nerazzurri tersebut.

“Dari yang saya lihat di ruang ganti, dia sebenarnya anak yang sangat baik. Terkadang setiap orang punya masalah pribadi di rumah dan mungkin tidak ingin membicarakannya. Tetapi dengan saya, dia selalu bersikap benar, baik, dan penuh rasa hormat,” lanjutnya.

Nainggolan juga mengaku tidak terlalu percaya dengan berbagai cerita yang sering muncul di media mengenai kepribadian seorang pemain.

“Saya tidak pernah langsung percaya pada apa yang ditulis orang. Saya lebih memilih mengenal seseorang secara langsung. Jika seseorang dianggap buruk oleh orang lain, tetapi kepada saya dia selalu baik dan menghormati saya, maka bagi saya dia bukan orang yang buruk,” katanya.

Baca Juga:Syarat Allegri Gabung Madrid: Minta Florentino Perez Beli Dua Bintang AC MilanStrahinja Pavlovic: Inter Bukan Favorit Pemenang di Derby Della Madonnina

Lebih jauh, Nainggolan juga mengungkap momen yang menurutnya menjadi titik awal keretakan hubungan antara Icardi dan Inter.

Ia menyinggung sebuah situasi ketika pelatih Luciano Spalletti meragukan kondisi cedera yang dialami Icardi.

Menurut Nainggolan, saat itu Inter sedang menghadapi Eintracht Frankfurt di Liga Europa.

0 Komentar