Karena itu, presiden meminta sejumlah kementerian terkait untuk mempercepat implementasi berbagai program transisi energi agar ketahanan energi nasional semakin kuat.
Brian menambahkan, salah satu langkah lain yang tengah dipersiapkan adalah program konversi kompor berbahan bakar LPG menjadi kompor listrik.
Upaya ini dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor sekaligus menekan beban subsidi yang harus ditanggung negara.
Baca Juga:Suporter Persik Kediri Dilarang Datang ke GBLA, Manajemen Persib Minta Semua Pihak Taat AturanSemen Padang: Dari Mantan Pelatih Persib ke Eks Gelandang Persib, Terima Kasih Dejan Antonic
Dengan berkurangnya tekanan subsidi tersebut, stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diharapkan dapat lebih terjaga.
“Jadi Pak Presiden meminta agar tadi beberapa menteri yang terkait untuk mempercepat pelaksanaan ini sehingga ketergantungan kita terhadap impor, ketergantungan kita terhadap harga yang mungkin cepat berubah itu bisa dikurangi,”
Secara keseluruhan, percepatan transisi energi yang digagas pemerintah tidak hanya berorientasi pada perluasan penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia di tengah dinamika pasar energi global.
