TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – MAN 1 Kota Tasikmalaya mengisi kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan dengan berbagai program pembinaan keagamaan bagi para siswa.
Program tersebut menyesuaikan dengan petunjuk teknis pembelajaran Ramadan yang ditetapkan Kementerian Agama dan dilaksanakan selama tiga minggu melalui berbagai kegiatan yang terintegrasi dengan aktivitas belajar di madrasah.
Kepala MAN 1 Kota Tasikmalaya, Hasan Sanusi, mengatakan kegiatan Ramadan di madrasah dirancang untuk memperkuat pembinaan spiritual sekaligus menjaga kedisiplinan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar selama bulan suci.
Baca Juga:Tujuh Belas Tahun Mengetuk Pintu, Tahun Ini Mayasari Peduli Salurkan 12.943 Paket SembakoObrolan Dua Orang Penting Gerindra!
“Selama Ramadan siswa yang tidak mondok wajib hadir mengikuti kegiatan belajar mengajar serta seluruh kegiatan sekolah. Bapak dan ibu guru juga melakukan monitoring untuk memastikan kehadiran siswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya madrasah menerapkan dua pola kegiatan pembelajaran Ramadan, yakni tipe A dan tipe B bagi siswa tingkat Madrasah Aliyah.
Pada tipe A, siswa mengikuti program pesantren Ramadan dengan sistem mukim atau tinggal sementara di lingkungan madrasah selama minimal tiga hari dua malam yang diisi dengan berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan karakter.
Sementara pada tipe B, kegiatan belajar mengajar berlangsung secara full day sejak pagi hingga menjelang waktu berbuka puasa dengan rangkaian aktivitas keagamaan yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran.
Sebagai bagian dari program tersebut, madrasah juga menyelenggarakan kegiatan pesantren kilat atau sanlat yang dilaksanakan di Masjid Al-Muhaemin MAN 1 Kota Tasikmalaya.
Kegiatan ini berlangsung pada 23 Februari hingga 6 Maret 2026 dan diikuti oleh siswa yang tidak tinggal di pondok pesantren.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan sanlat diawali dengan salat dhuha, tadarus Alquran, serta pembacaan Asmaul Husna. Selanjutnya siswa mengikuti berbagai kajian keislaman yang membahas beragam materi, seperti keutamaan bulan Ramadan, fikih puasa, hingga kajian kandungan ayat Alquran.
Baca Juga:Kapolres Hariwang!Pertamina Turunkan Satgas RAFI Selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan evaluasi materi, permainan edukatif bertema Ramadan, hingga buka puasa bersama yang melibatkan siswa dan guru sebagai bagian dari penguatan kebersamaan selama bulan suci.
Menurut Hasan, penerapan program tersebut juga menyesuaikan dengan kondisi siswa MAN 1 Kota Tasikmalaya yang sebagian besar merupakan santri di berbagai pondok pesantren.
