RADARTASIK.ID – Seberapa besar peluang AC Milan melakukan comeback dalam perebutan Scudetto musim ini?
Secara matematis peluang itu masih ada, tetapi secara realistis tugas Rossoneri terbilang sangat berat.
Namun satu faktor yang membuat harapan tersebut tetap hidup adalah keberadaan Massimiliano Allegri di kursi pelatih.
Baca Juga:Andrea Ranocchia: Scudetto dalam Genggaman Inter Jika Kalahkan AC Milan, Jika Tidak…Syarat Allegri Gabung Madrid: Minta Florentino Perez Beli Dua Bintang AC Milan
Perebutan gelar Serie A musim ini memasuki fase krusial dengan derby panas antara Milan dan Inter yang akan digelar di San Siro, Senin (9/3) pukul 02.45 WIB.
Laga ini bukan sekadar derby biasa, melainkan bisa menjadi penentu arah perebutan gelar.
Saat ini Milan berada di posisi kedua dengan 57 poin, tertinggal 10 angka dari rival sekota mereka, Inter, yang memimpin klasemen.
Situasi ini membuat Rossoneri berada dalam tekanan besar. Jika Milan gagal menang, apalagi jika Inter meraih kemenangan, selisih bisa melebar menjadi 13 poin dan hampir dipastikan mengubur mimpi Scudetto Milan.
Namun jika tim asuhan Allegri berhasil memenangkan derby, jarak akan menyusut menjadi tujuh poin dengan sepuluh pertandingan tersisa.
Selisih tersebut memang masih sulit dikejar, tetapi bukan sesuatu yang mustahil dalam sepak bola.
Bek Milan, Strahinja Pavlovic, menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan gelar.
Baca Juga:Strahinja Pavlovic: Inter Bukan Favorit Pemenang di Derby Della MadonninaDitolak Jurgen Klopp, Real Madrid Incar Allegri untuk Gantikan Arbeloa
“Scudetto? Belum ada yang berakhir. Masih ada sebelas pertandingan tersisa dan yang terpenting adalah tetap bersatu serta memberikan segalanya hingga menit terakhir,” ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.
Setelah derby, Milan akan menghadapi serangkaian laga yang tidak mudah. Mereka harus bertandang ke markas Lazio di Roma, kemudian menjamu Torino di San Siro, sebelum menjalani laga tandang berat ke Napoli.
Setelah itu Rossoneri akan menghadapi Udinese di kandang dan Verona di Bentegodi.
Tantangan semakin berat ketika mereka harus melawan Juventus dan Atalanta di San Siro, dengan laga tandang melawan Sassuolo di antaranya.
Musim kemudian ditutup dengan laga tandang ke markas Genoa di Marassi dan pertandingan terakhir melawan Cagliari di San Siro.
Melihat jadwal tersebut, Milan hampir tidak boleh kehilangan poin jika ingin menjaga peluang menyalip Inter.
