Mahasiswi UMB Sukses Bikin Tersenyum Bangga, Hasna Raih Juara Nasional Desain Program Pemberdayaan

Mahasiswi UMB Tasikmalaya raih juara nasional desain program pemberdayaan masyarakat
Hasna Afta Fauzani Al-Karimah (Kanan), dari Program Studi Hukum Fakultas Hukum Angkatan Tahun 2024 berhasil meraih pengahargaan Tingkat Nasional sebagai juara ke-2 dalam Lomba Grand Desain Program Pemberdayaan Masyarakat. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Kabar membanggakan datang dari dunia kampus di Kota Tasikmalaya.

Salah seorang mahasiswi Universitas Mayasari Bakti (UMB), Hasna Afta Fauzani Al-Karimah, berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara 2 Lomba Grand Desain Program Pemberdayaan Masyarakat.

Mahasiswi Program Studi Hukum Fakultas Hukum UMB angkatan 2024 itu meraih penghargaan dalam ajang yang digelar Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswi Persis pada 6–8 Februari 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata Depok.

Baca Juga:Sunyi Terlalu Lama, Warga Curiga: Lansia di Kota Tasikmalaya Ditemukan Meninggal DuniaAkses Keuangan di Garut Diperluas, TPAKD Dorong UMKM dan Petani Keluar dari Zona “Cukup Seremoni”

Prestasi tersebut seolah menjadi bukti bahwa mahasiswa dari Kota Tasikmalaya tidak hanya pandai menghafal teori di ruang kelas, tetapi juga mampu menawarkan gagasan nyata untuk masyarakat.

Hasna menjelaskan, grand desain program yang ia ajukan berjudul Gerakan Masyarakat Pengabdian dan Pemberdayaan Kader HIMI Persis Melalui Program Volunteer dalam Penguatan Pendidikan dan Peran Perempuan di Masyarakat.

Menurutnya, ide tersebut lahir dari kegelisahan yang ia rasakan terhadap kondisi pendidikan di sejumlah wilayah pedesaan.

“Ada ketimpangan pendidikan, minimnya tenaga pendidik, serta rendahnya literasi yang masih memicu angka putus sekolah,” ujar Hasna saat memberikan keterangan, Kamis (5/3/2026).

Selain itu, ia juga menyoroti kendala yang kerap dihadapi relawan perempuan ketika ingin terjun langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

“Volunteer perempuan sering terkendala izin keluarga dengan pertimbangan faktor keamanan dan kepercayaan,” katanya.

Karena itu, ia mencoba merancang grand desain program yang dapat menjadi solusi strategis sekaligus menghadirkan wadah pengabdian berbasis nilai keislaman yang aman dan terarah.

Baca Juga:Usai Lebaran, Tasikmalaya Melepas Penat: Kolaborasikan Dangdut Koplo dan Musik Religi dalam Satu Panggung!Uang Baru Lebaran di Kota Tasikmalaya Berebut Slot Aplikasi, Offline Masih Ramai Dicari

“Maka dari itu saya mencoba membuat grand desain program sebagai solusi strategis untuk menghadirkan wadah pengabdian yang berbasis nilai keislaman, aman, terarah, dan memiliki legitimasi dari keluarga volunteer,” jelasnya.

Melalui program tersebut, Hasna menargetkan beberapa tujuan, di antaranya memberikan kontribusi nyata dalam penguatan pendidikan masyarakat serta mengoptimalkan peran perempuan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Tak hanya itu, program ini juga diharapkan mampu membentuk kader HIMI Persis yang memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Tujuannya juga untuk membentuk kader HIMI Persis yang peduli dan berjiwa sosial,” tutur mahasiswi yang aktif di berbagai kegiatan kampus tersebut.

0 Komentar