Namun, rumor kali ini muncul di tengah pembicaraan mengenai masa depannya di Milan.
Beberapa laporan menyebut adanya evaluasi internal terkait arah proyek klub, termasuk dinamika manajemen dan kebijakan transfer.
Meski begitu, Allegri membantah isu keretakan hubungan.
“Saya sangat bahagia di Milan,” tegasnya sebelum laga kontra Cremonese.
Baca Juga:Chivu Siapkan Duet Thuram dan Esposito untuk Hadapi AC Milan, Bonny Jadi Senjata dari Bangku CadanganAlbertini: Inter Bisa Rayakan Scudetto Jika Berhasil Kalahkan AC Milan
Ia menekankan keselarasan dengan manajemen dan menyatakan fokus utama adalah membawa klub kembali ke level tertinggi Eropa.
Secara kontrak, Allegri terikat hingga 30 Juni 2027. Artinya, jika Real Madrid serius, mereka harus melakukan pendekatan resmi dan bernegosiasi dengan Milan.
Situasi ini tentu tidak sederhana, terlebih Rossoneri masih menaruh harapan besar pada proyek jangka menengah bersama sang pelatih.
Meski demikian, daya tarik Real Madrid selalu memiliki bobot tersendiri. Melatih klub sebesar Los Blancos bisa menjadi puncak karier seorang pelatih.
Pertanyaannya kini: akankah “babak ketiga” ini benar-benar terwujud, atau Allegri kembali memilih bertahan demi stabilitas proyeknya di San Siro?
