Mereka memilih jalan yang mungkin tidak populer tapi realistis: pinjam dulu. Yang penting roda pemerintahan tidak terganggu.
Yang penting para pegawai tidak gelisah. Yang penting pelayanan masyarakat tetap berjalan. Di Kota Tasikmalaya, suasananya masih menggantung.
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan terlihat belum mengambil langkah seperti daerah lain. Entah tidak mau. Entah belum perlu. Atau mungkin masih menghitung.Atau mungkin juga masih menunggu.Yang jelas, para ASN dan PPPK mulai menghitung hari.
Baca Juga:Bagikan Kemanfaatan dalam Kesederhanaan, Radar Tasikmalaya dan Gandara Group Bagi-bagi Takjil di JalanViman Alfarizi dan Mimpi Menghidupkan Wiriadinata: Terbang Tinggi atau Mengulang Luka Lama!
Lebaran semakin dekat. Pertanyaan semakin sering terdengar. Kadang di lorong kantor. Kadang di kantin. Kadang di parkiran.
Pertanyaannya sama. Sederhana. Tapi berat. “THR cair tidak tahun ini?” Tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti. Yang ada hanya senyum tipis. Dan degup jantung yang masih rdagdigdug. (red)
