Jika kondisinya benar-benar pulih 100 persen, mantan pemain Parma itu bisa menjadi pembeda ketika intensitas pertandingan mulai menurun.
Perannya sebagai supersub bisa sangat krusial, terutama dalam laga dengan tensi tinggi seperti ini.
Di sektor sayap, peluang Denzel Dumfries untuk menjadi starter tampak mengecil. Indikasi tersebut terlihat dari pilihan Chivu di laga sebelumnya.
Baca Juga:Albertini: Inter Bisa Rayakan Scudetto Jika Berhasil Kalahkan AC MilanAC Milan Pantau Moise Kean, Giorgio Chiellini Siap Gantikan Comolli
Sebaliknya, Luis Henrique justru diistirahatkan, sinyal kuat bahwa ia disiapkan untuk tampil sejak menit awal melawan Milan.
Pertanyaan terbesar kini berada di lini tengah. Apakah Chivu akan memasang trio Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, dan Nicolo Barella untuk keseimbangan kreativitas dan energi?
Atau ia kembali mengandalkan pengalaman Henrikh Mkhitaryan sejak awal?
Pilihan tersebut akan menentukan pendekatan Inter: agresif sejak menit pertama atau lebih berhati-hati sambil menunggu celah.
Yang jelas, derby kali ini bukan sekadar gengsi kota. Ini soal momentum, mentalitas, dan arah perjalanan musim.
Dengan komposisi lini depan yang mulai menemukan bentuknya, Inter berharap duet Thuram dan Esposito mampu menjawab tantangan besar di panggung San Siro.
