Pembagian dilakukan menjelang waktu berbuka puasa. Relawan datang membawa paket makanan, membagikannya langsung kepada warga yang telah terdata, lalu bergerak ke titik berikutnya.
Polanya nyaris sama dari tahun ke tahun: sederhana, senyap, tapi konsisten.
Di saat banyak kegiatan sosial berlomba tampil megah, PTT justru memilih jalur sunyi.
Baca Juga:Program Ramadan JNE Dongkrak Arus Kiriman, Promo Mudik hingga Diskon Ongkir Jadi Mesin PertumbuhanGerakan Pangan Murah di Kota Tasikmalaya: Harga Diturunkan, Antrean Warga Dinaikkan
Sebuah pengingat bahwa solidaritas sosial di Kota Tasikmalaya tak selalu perlu mikrofon, cukup nasi kotak dan kepedulian yang tak pernah putus. (ayu sabrina barokah)
