Meski demikian, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta akibat kerusakan pada mesin ATM dan bagian sekitarnya. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.
“Untuk penyebab pasti masih kami dalami. Dugaan awal mengarah ke gangguan teknis pada mesin ATM, namun tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Hendrik mengimbau kepada pengelola gedung dan fasilitas publik agar rutin memeriksa instalasi listrik serta perangkat elektronik, khususnya yang beroperasi selama 24 jam seperti mesin ATM.
Baca Juga:Program Ramadan JNE Dongkrak Arus Kiriman, Promo Mudik hingga Diskon Ongkir Jadi Mesin PertumbuhanGerakan Pangan Murah di Kota Tasikmalaya: Harga Diturunkan, Antrean Warga Dinaikkan
“Perawatan berkala dan kesiapan APAR di lokasi sangat penting. Kejadian ini bisa lebih besar jika terlambat ditangani,” jelasnya.
Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi call center Damkar jika menemukan potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
Untuk keadaan darurat kebakaran, masyarakat dapat menghubungi Call Center Damkar Kota Tasikmalaya di nomor (0265) 313113 atau 0811-2073-113. (rezza rizaldi)
