Para pedagang menduga lonjakan harga dipicu tingginya permintaan masyarakat selama Ramadhan, sementara pasokan dari petani dan distributor berkurang. Jika kondisi ini terus berlanjut, harga diprediksi kembali naik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Biasanya makin dekat Lebaran makin mahal. Takutnya tambah naik lagi,” pungkas Engkos. (ujg)