RADARTASIK.ID – Nama Andre Luiz Santos Dias mendadak menjadi sorotan setelah transfernya ke AC Milan dikabarkan hampir rampung, namun terancam batal akibat belum adanya tanda tangan final dari Presiden Corinthians, Osmar Stabile.
Di tengah tarik-ulur administratif dan potensi sengketa hukum, publik mulai bertanya: siapa sebenarnya Andre, gelandang muda yang membuat Milan berani berinvestasi ratusan miliar rupiah?
Lahir pada 2006 dan segera menginjak usia 20 tahun, Andre memiliki tinggi 1,83 meter dan dominan menggunakan kaki kiri.
Baca Juga:Presiden Corinthians Ingin Batalkan Transfer Andre ke AC MilanJuventus Lakukan Comeback Ajaib dalam 15 Menit, Gatti Selamatkan Nasib Spalletti
Ia merupakan produk asli akademi Corinthians, bergabung sejak usia 10 tahun dan berkembang melalui berbagai level kelompok umur.
Perjalanannya di level junior terbilang impresif. Ia turut membawa Corinthians menjuarai Paulistão U-17 pada 2023 serta Copinha 2024, dua turnamen usia muda paling prestisius di Brasil.
Pada 2025, Andre menembus tim utama di bawah arahan Dorival Júnior.
Kepercayaan itu dibayar dengan performa konsisten. Memasuki musim 2026, ia sudah mencetak dua gol dalam tujuh penampilan di Paulista.
Secara karakter permainan, Andre disebut sebagai gelandang modern: dinamis, agresif, dan komplet.
Ia bukan sekadar gelandang bertahan yang bertugas memutus serangan lawan.
Rata-rata empat tekel sukses per pertandingan dan 2,5 bola direbut kembali menjadi bukti kontribusinya dalam fase defensif.
Namun di sisi lain, ia juga aktif melakukan penetrasi, melepaskan tembakan jarak jauh, serta mendukung serangan dari lini kedua.
Baca Juga:Drama di Laga AS Roma vs Juventus yang Berakhir 3-3: Spalletti Ribut dengan Ndicka dan Penonton di OlimpicoDe Rossi Ingin Patahkan Kutukan 11 Kekalahan Beruntun Genoa di Kandang Inter
Kemampuan menggiring bola yang baik dipadukan dengan fisik kuat membuatnya cocok untuk sepak bola Eropa yang menuntut intensitas tinggi.
Tak heran jika Milan melihatnya sebagai proyek jangka panjang di lini tengah.
Berdasarkan laporan investigasi Calciomercato, biaya transfer awal disebut berkisar €13 juta atau sekitar Rp221 miliar (kurs €1 = Rp17.000), ditambah persentase penjualan kembali di masa depan.
Namun dalam perkembangan terbaru, total kesepakatan bisa mencapai €17 juta (sekitar Rp289 miliar) untuk 70 persen hak ekonomi pemain, dengan tambahan €2 juta dalam bentuk bonus variabel.
Angka ini jauh di bawah klausul pelepasan dalam kontraknya yang mencapai €100 juta atau sekitar Rp1,7 triliun hingga 2029.
