Kangen Rayakan Selebrasi di Bawah Curva Sud, Riccardo Calafiori Ingin Pulang ke AS Roma

Riccardo Calafiori
Riccardo Calafiori Foto: Tangkapan layar Instagram@richycala
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Riccardo Calafiori, bek tim nasional Italia yang kini membela Arsenal itu secara terbuka mengakui keinginannya untuk suatu hari kembali mengenakan seragam AS Roma.

Dalam wawancara di podcast Supernova milik Alessandro Cattelan, Calafiori tak menutup pintu untuk pulang ke klub yang membesarkan namanya.

“Saya ingin kembali ke Roma cepat atau lambat. Jelas kita tidak bisa merencanakan karier sekarang, tapi ya, saya bisa membayangkannya,” ujarnya.

Baca Juga:Siapa Andre? Gelandang Muda Brasil yang Dihalangi Pindah ke AC Milan oleh Presiden KlubAS Roma Ditahan Imbang Juventus 3-3, Gasperini Iri dengan Inter dan AC Milan

Pernyataan itu sontak memantik antusiasme tifosi Giallorossi. Terlebih, Calafiori merasa perjalanannya bersama Roma dulu berakhir belum tuntas.

“Saya pergi di tengah jalan. Awalnya semuanya berjalan sangat baik: saya mencetak gol, punya kesempatan bermain lebih banyak. Lalu karena berbagai alasan saya dipinjamkan dan kemudian dijual. Itu tidak berjalan seperti yang saya harapkan,” tambahnya.

Bahkan ia secara spesifik menyebut satu momen yang sangat ia rindukan: merayakan gol di bawah Curva Sud, tribun paling ikonik di Olimpico yang menjadi jantung dukungan suporter Roma.

“Kembali untuk merayakan di bawah Curva Sud? Itu juga alasannya,” katanya.

Lahir pada 2002, Calafiori adalah produk murni akademi Roma. Ia menjalani debut sebagai starter di tim utama pada laga terakhir musim 2019/2020 saat menghadapi Juventus, 1 Agustus 2020.

Di bawah asuhan Paulo Fonseca, ia tampil sebagai bek kiri dan bahkan berperan dalam terciptanya penalti yang dieksekusi Diego Perotti.

Namun debut manis itu ternoda cedera yang memaksanya ditarik keluar pada menit ke-60.

Baca Juga:Presiden Corinthians Ingin Batalkan Transfer Andre ke AC MilanJuventus Lakukan Comeback Ajaib dalam 15 Menit, Gatti Selamatkan Nasib Spalletti

Selama berseragam Roma, Calafiori mencatatkan 18 penampilan dengan satu gol—dicetak ke gawang Young Boys di Liga Europa—serta tiga assist dalam total 908 menit bermain.

Kariernya kemudian berlanjut dengan masa peminjaman enam bulan ke Genoa sebelum dijual permanen ke Basel pada musim panas 2022 seharga €10,5 juta atau sekitar Rp178,5 miliar (kurs €1 = Rp17.000).

Performa impresif di Swiss membuat Bologna memboyongnya setahun kemudian dengan nilai €23,85 juta (sekitar Rp405,45 miliar). Hanya dalam 12 bulan, nilainya kembali melonjak.

Arsenal merekrutnya dengan mahar €43,7 juta atau sekitar Rp742,9 miliar, ditambah bonus potensial sekitar €5 juta (Rp85 miliar).

0 Komentar