Juventus Lakukan Comeback Ajaib dalam 15 Menit, Gatti Selamatkan Nasib Spalletti

Federico Gatti
Selebrasi Federico Gatti usai mencetak gol penyeimbang ke gawang AS Roma. Foto: Tangkapan layar Instagram@juventus
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Juventus menunjukkan mental baja saat bertandang ke markas AS Roma di Stadion Olimpico.

Tertinggal 1-3 hingga memasuki 15 menit akhir pertandingan, Bianconeri bangkit secara sensasional dan memaksakan hasil imbang 3-3 dalam laga lanjutan Serie A.

Hasil dramatis ini bukan sekadar satu poin tambahan. Gol penyeimbang di detik-detik akhir dari Federico Gatti bukan hanya menyelamatkan muka Juventus, tetapi juga menjaga asa pelatih Luciano Spalletti dalam perburuan tiket Liga Champions.

Baca Juga:Drama di Laga AS Roma vs Juventus yang Berakhir 3-3: Spalletti Ribut dengan Ndicka dan Penonton di OlimpicoDe Rossi Ingin Patahkan Kutukan 11 Kekalahan Beruntun Genoa di Kandang Inter

Tuan rumah AS Roma membuka keunggulan pada menit ke-40 lewat Wesley. Gol tersebut menjadi penutup babak pertama yang berjalan relatif seimbang.

Namun memasuki babak kedua, Juventus langsung merespons. Francisco Conceicao mencetak gol penyeimbang pada menit ke-48 dan membuat laga kembali terbuka.

Alih-alih goyah, Roma justru tampil lebih agresif. Pada menit ke-54, Evan Ndicka memanfaatkan kelengahan lini belakang Juventus untuk membawa Giallorossi kembali unggul.

Tekanan Roma berlanjut hingga akhirnya Donyell Malen memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-65.

Saat itu, atmosfer Olimpico sudah terasa seperti pesta kemenangan. Roma tampil lebih dominan dan unggul secara psikologis.

Banyak yang menilai laga tersebut akan menjadi penegasan kedewasaan tim asuhan Gian Piero Gasperini dalam perburuan empat besar.

Namun Juventus menolak menyerah. Pergantian pemain menjadi titik balik.

Pada menit ke-78, Jeremie Boga memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. Gol itu membangkitkan harapan sekaligus mengubah momentum pertandingan.

Baca Juga:Jurnalis Italia: Juventus Gagal Curi Maignan dari AC MilanDe Rossi Tak Takut Timnya Jadi Ajang Pelampiasan Amarah Inter yang Tersingkir dari Liga Champions

Puncak drama terjadi di menit ke-93. Dalam situasi kemelut di kotak penalti, Federico Gatti mencetak gol penyeimbang.

VAR sempat memeriksa kemungkinan handball dalam prosesnya. Tayangan ulang menunjukkan bola lebih dulu mengenai Ndicka sebelum mengarah ke Gatti.

Wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut. Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dalam kolom editorialnya di Calciomercato, jurnalis Italia Sandro Sabatini menyoroti arti penting gol tersebut.

“Juventus menyusul Roma pada menit-menit tambahan waktu: Gatti menjadi penentu dalam hasil akhir 3-3. Di detik napas terakhir, Gatti menyelamatkan semua orang. Bahkan, ia menyelamatkan Spalletti,” tulis Sabatini.

Menurutnya, Juventus terhindar dari kekalahan yang bisa berdampak bencana dalam perburuan Liga Champions.

0 Komentar