Gerhana Bulan Total di Ramadan, BHRD Kota Tasikmalaya Ingatkan Warga: Jangan Cuma Foto Tapi Shalat

gerhana bulan total di Kota Tasikmalaya Ramadan 2026
Ilustrasi gerhana bulan saat ramadan. olah digital AI
0 Komentar

Ketua Tim Ahli BHRD Kota Tasikmalaya, KH Asep Zainy Arief, menambahkan bahwa waktu gerhana telah dihitung dengan parameter astronomi yang presisi dan disesuaikan dengan zona WIB.

Perhitungan dilakukan berdasarkan posisi geometris Matahari, Bumi, dan Bulan.

Ia menjelaskan, sebagian fase awal gerhana terjadi sebelum bulan terbit di beberapa wilayah.

Namun fase total dan puncak gerhana dipastikan bisa diamati setelah bulan berada di atas ufuk saat Magrib.

Baca Juga:Berkas Tersangka Eksploitasi Anak Dilimpahkan, Polisi Tinggal Menunggu “Lampu Hijau” Jaksa Kota TasikmalayaTak Mau Bandara Sepi Lagi, Kota Tasikmalaya Dorong Promosi Udara dan Kerja Sama Priangan Timur

BHRD Kota Tasikmalaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengaitkan gerhana dengan mitos atau kepercayaan yang tidak berdasar.

Gerhana adalah sunnatullah yang bisa dijelaskan secara ilmiah sekaligus memiliki dimensi spiritual.

“Langit seolah sedang berbicara. Di bulan penuh ampunan ini, mari kita sambut dengan shalat, dzikir, doa, dan istighfar. Bukan hanya dengan kamera ponsel,” pungkas KH Cecep.

Gerhana Bulan Total di Ramadan ini diharapkan menjadi momentum muhasabah bagi umat Islam di Kota Tasikmalaya—bahwa fenomena langit bukan sekadar peristiwa alam, tapi juga undangan ibadah. (rls/rezza rizaldi)

0 Komentar