Saat laga terlihat akan menjadi milik Roma, Juventus bangkit.
Pergantian pemain menjadi kunci. Pada menit ke-78, Jeremie Boga memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2, membuka kembali harapan tim tamu.
Puncak drama terjadi di menit ke-93. Federico Gatti mencetak gol penyeimbang setelah situasi kemelut di kotak penalti.
VAR kembali bekerja, memeriksa kemungkinan handball. Namun tayangan ulang menunjukkan bola lebih dulu mengenai Ndicka sebelum situasi berlanjut ke Gatti. Gol disahkan, skor berubah 3-3.
Baca Juga:De Rossi Ingin Patahkan Kutukan 11 Kekalahan Beruntun Genoa di Kandang InterJurnalis Italia: Juventus Gagal Curi Maignan dari AC Milan
Hasil imbang ini membuat Roma tetap berada di peringkat keempat dengan keunggulan tiga poin atas Como di posisi kelima dan empat poin dari Juventus di posisi keenam.
Persaingan tiket Liga Champions makin terbuka, dengan Napoli di posisi ketiga hanya unggul dua poin dari Roma, sementara Atalanta membayangi di bawah Juventus.
Laga ini menjadi gambaran betapa ketatnya perburuan zona Eropa musim ini.
Di satu sisi Roma menunjukkan ketajaman, namun kehilangan fokus di menit akhir menjadi harga mahal.
Di sisi lain, Juventus memperlihatkan mentalitas pantang menyerah meski harus menghadapi tekanan atmosfer Olimpico dan kontroversi di sepanjang laga.
Drama, emosi, dan enam gol — Roma vs Juventus benar-benar menghadirkan tontonan klasik Serie A yang akan lama dikenang.
