“Kami juga mencetak gol dari sepak pojok. Ini bukan soal kelelahan, karena dalam akhir pertandingan seperti itu tidak ada rasa lelah. Kalau pun ada, mungkin sebelumnya,” jelasnya.
Hasil 3-3 ini terasa pahit bagi Roma karena mereka sudah begitu dekat dengan kemenangan.
Dalam konteks persaingan papan atas Serie A, kehilangan dua poin di kandang sendiri jelas menjadi pukulan mental.
Baca Juga:Juventus Lakukan Comeback Ajaib dalam 15 Menit, Gatti Selamatkan Nasib SpallettiDrama di Laga AS Roma vs Juventus yang Berakhir 3-3: Spalletti Ribut dengan Ndicka dan Penonton di Olimpico
Sementara Juventus pulang dengan kepercayaan diri tinggi usai comeback dramatis, Roma harus segera bangkit agar tidak kehilangan momentum dalam perburuan empat besar.
Bagi Gasperini, pertandingan ini menjadi pelajaran penting tentang bagaimana mengelola keunggulan dan menjaga konsentrasi hingga peluit akhir.
Di Serie A yang ketat dan penuh tekanan, satu kelengahan kecil bisa mengubah segalanya.
