165 Mahasiswa Universitas BTH Tasikmalaya Ikuti Program PKMD 2026

universitas bakti tunas husada
Jajaran petinggi kampus Universitas BTH, tamu undangan, dan mahasiswa foto bersama usai pembukaan program PKMD 2026 di Aula Graha Husada, Senin (2/3/2026). (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Sebanyak 165 mahasiswa Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) mengikuti program Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) 2026 yang dilaksanakan di Kelurahan Karsanegara, Kecamatan Kawalu.

Dalam program tersebut, para mahasiswa diterjunkan langsung ke tengah masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan upaya peningkatan kesehatan warga.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas BTH, dr Rudi Hidana MPd, mengatakan bahwa ratusan mahasiswa tersebut akan disebar ke empat RW di wilayah Kelurahan Karsanegara agar pelaksanaan kegiatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Baca Juga:Menjaga Kepercayaan!Pangan Dipasok Luar Daerah, Kota Tasikmalaya Hanya Jadi "Meja Makan"

Menurutnya, kegiatan PKMD diawali dengan deteksi dini untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Hasil dari deteksi tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang perlu dilakukan.

“Jadi nanti setelah diadakan deteksi dini, kita akan mengetahui kesehatan dari masyarakat secara menyeluruh. Kemudian kalau sudah mengetahui, kemudian kita akan melakukan tindakan lanjut,” ujarnya saat ditemui dalam acara pembukaan PKMD 2026 di Aula Graha Husada, Senin (2/3/2026).

Rudi menjelaskan, sejumlah pemeriksaan kesehatan akan dilakukan dengan menyasar kelompok tertentu di masyarakat. Pemeriksaan tersebut di antaranya ditujukan kepada anak-anak serta ibu hamil.

“Itu mungkin yang menjadi sasaran adalah anak-anak untuk pemeriksaan telur cacing. Ibu untuk pemeriksaan yang hamil itu kesehatannya misalnya hemoglobinnya apakah baik atau menurun,” katanya.

Sebelum kegiatan pemeriksaan dilakukan, para mahasiswa juga akan terlebih dahulu melakukan survei untuk mengenal kondisi lingkungan serta masyarakat di wilayah tersebut.

Proses tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memahami kebutuhan kesehatan masyarakat secara lebih dekat.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak bekerja sendiri. Mereka akan didampingi oleh perangkat wilayah setempat, seperti RT dan RW, serta dosen pembimbing yang mengarahkan kegiatan di lapangan.

Baca Juga:Bukan Sekedar Bukber!Admin Kominfo Juga Manusia!

Melalui program PKMD ini, pihak kampus berharap derajat kesehatan masyarakat di Kelurahan Karsanegara dapat meningkat sehingga warga dapat beraktivitas secara optimal dan berkontribusi bagi lingkungannya.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami kondisi kesehatan yang ada di lapangan sebelum nantinya terjun ke dunia kerja.

0 Komentar