TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Tanpa kongres, tanpa seremoni berlapis-lapis, roda sepak bola Kota Tasikmalaya tetap dipaksa berputar.
Itulah kesimpulan dari Rapat Kerja (Raker) PSSI Kota Tasikmalaya tahun 2026 yang digelar di RM Jembar, Jalan Sewaka, Sabtu (28/2/2026) sore.
Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H Wahid, mengatakan raker kali ini digelar menyesuaikan statuta baru yang tidak lagi mengatur mekanisme kongres.
Baca Juga:Ramadan Berkah, Kadin Kota Tasikmalaya dan Arfan Foundation Kucurkan Bantuan Rp100 JutaRamadan di Tasikmalaya, PNM dan Gandara Group Tebar 1.000 Paket Takjil di Tiga Titik
“Sekarang tidak ada kongres, hanya raker. Barusan kita melaksanakan rapat kerja PSSI untuk tahun 2026 dan menetapkan agenda-agenda kompetisi,” ujarnya.
Agenda 2026, kata Wahid, masih setia pada pola lama, namun diberi “bumbu tambahan” agar tidak terasa reheated dari musim sebelumnya.
Program yang disiapkan antara lain pelatihan lisensi pelatih D dan C, Liga Jabar Istimewa untuk kelompok usia 10, 12, 14, dan 19 tahun, serta Piala Suratin untuk usia 13 dan 15 tahun.
Selain itu, PSSI Kota Tasikmalaya juga akan menggelar Liga Pendidikan bagi tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Tak ketinggalan, kompetisi antar kecamatan usia 40 tahun akan kembali digelar pada September–Oktober 2026.
“Agenda ini sebenarnya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, hanya ada tambahan lisensi D, lisensi C, dan Liga Jabar Istimewa,” katanya.
Dalam raker tersebut, PSSI Kota Tasikmalaya juga menetapkan tujuh klub baru sebagai anggota Askot.
Baca Juga:Diduga Korsleting Listrik, Motor Nyaris Bikin SPBU Kawalu Kota Tasikmalaya Jadi Api Unggun Siang BolongPolisi Bubarkan Aksi Perang Sarung di Mangkubumi dan Tawang Kota Tasikmalaya
Sebelumnya, jumlah klub sempat berkurang karena empat klub dinyatakan tidak aktif.
“Tahun lalu kita ada 19 klub. Hari ini kita tetapkan tujuh klub baru, jadi sekarang total ada 26 klub anggota PSSI Kota Tasikmalaya,” beber Wahid.
Ke-26 klub itu dipastikan siap mengikuti turnamen resmi yang akan mulai digelar pada April 2026.
“Bulan April sudah mulai kompetisi,” katanya singkat.
Raker ini dibuka oleh Plt Sekretaris Asprov PSSI Jawa Barat Muhammad Jailani Saputra dan turut dihadiri perwakilan KONI Kota Tasikmalaya serta unsur Disporabudpar.
Dengan agenda yang padat dari usia dini hingga veteran, PSSI Kota Tasikmalaya seolah ingin memastikan bahwa sepak bola di daerah ini tidak hanya hidup di baliho, tapi juga di lapangan.
