Menu MBG Minimalis di Kabupaten Tasikmalaya Jadi Sorotan, Orang Tua Sebut Kurang Menunjukkan Makanan Bergizi

Menu MBG Minimalis Jadi Sorotan
Menu MBG di salah satu SD di Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya berisi roti, kurma dan telur puyuh dikeluhkan orang tua siswa. (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

Ia menambahkan, program yang baik harus diiringi dengan kualitas pelaksanaan yang baik pula. Jadi programnya bagus, tapi apa yang diberikan kepada penerima manfaat juga harus baik. Jangan asal memberikan menu MBG.

Menanggapi hal tersebut, Penanggung Jawab SPPG di Kecamatan Cigalontang, Rafli Irawan, menyampaikan permohonan maaf atas paket kering MBG yang dinilai kurang maksimal.

“Jadi awalnya paket direncanakan untuk kebutuhan tiga hari. Namun, berdasarkan arahan dari pusat melalui sistem Dapodik, distribusi harus dilakukan setiap hari sehingga pihaknya harus menyesuaikan komposisi menu menjadi harian,” ungkap dia.

Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona

Ia juga meminta maaf kepada seluruh PIC penerima manfaat atas kekurangan tersebut. “Insyaallah, mulai minggu depan kami akan evaluasi lebih maksimal untuk pemberian paket keringan,” akunya.

Sementara itu, Ketua Satgas Pengawasan MBG tingkat Kabupaten Tasikmalaya, Rubi Azhara, mengaku prihatin atas keluhan yang muncul.

“Tentu hal ini harus menjadi perhatian kita, agar pelaksanaan program nasional ini sesuai dengan maksud dan tujuannya,” kata Asisten Daerah (Asda 1) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tasikmalaya ini.

Rubi menyatakan satgas pengawasan tingkat kabupaten segera berkoordinasi dengan korwil SPPG Kabupaten Tasikmalaya. Ia menghimbau agar persoalan ini mendapatkan perhatian serius demi perbaikan bersama dalam pelaksanaan program MBG. (dik)

0 Komentar