RADARTASIK.ID— Persib pesta gol di hadapan ribuan Bobotoh setelah menghancurkan Madura United 5-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis 26 Februari 2026.
Pesta gol Persib Bandung ke gawang Madura United tanpa kehadiran Bojan Hodak di pinggir lapangan karena mendapatkan akumulasi kartu kuning.
Posisi Bojan Hodak di pinggir lapangan digantikan asisten pelatih Persib Igor Tolic.
Baca Juga:Bojan Hodak Menepi dari Skuad Persib Bandung, Alasannya Jelas Gara-Gara Ini Bojan Hodak Menepi dari Pinggir Lapangan Persib, Sosok Ini Menjadi Penggantinya Lawan Madura United
Pesta gol Persib tercipta berkat gol Ramon Tanque pada menit 13 dan 33.
Lalu gol Uilliam Barros pada menit 45+2 dan Andrew Jung pada menit 80 dan Frans Putros pada menit 89.
Hasil Persib vs Madura United ini membuat Persib kokoh di puncak klasemen Super League 2025/2026 dengan 53 poin atau unggul 3 poin dari Persija Jakarta yang berada di posisi kedua.
Sebelum laga, bek Persib Federico Barba memahami bahwa di putaran kedua Super League 2025/2026, persaingan memperebutkan juara semakin ketat.
Termasuk, gaya bermain klub-klub saat ini, kata Barba bermain klub-klub peserta.
Namun demikian, Persib Bandung, kata Barba, tetap memasang target tinggi.
“Di putaran kedua, banyak klub berubah, baik permainan maupun pemain,” ujar Federico Barba.
Namun, kata dia Persib Bandung tak pernah berubah dan memiliki mental pemenang.
Baca Juga:Prediksi Persib vs Madura United: Federico Barba Kunci 3 Poin di Stadion GBLA, Ini Jadwal Kick Off-nyaNanti Malam Persib Menambah Kekuatan, Mantan Kapten Utrecht U-21 Siap Diturunkan Lawan Madura United
“Kami tetap ingin mendapatkan tiga poin,” ujar mantan bek AS Roma.
Persib Tanpa Bojan Hodak
Sementara itu Bojan Hodak harus menepi oleh hukuman akumulasi kartu kuning.
Ia tak hadir secara jasmani, tetapi bayang-bayang gagasannya tetap mengendap dalam ingatan para pemain.
Sebagai pengganti Bojan Hodak di Persib Bandung nanti saat lawan Madura United yaitu Igor Tolic, asisten pelatih Persib.
Persib Bandung, seperti sebuah rumah tua yang telah lama dihuni disiplin dan keyakinan, kembali memanggul tekad menjaga marwah kandang—sebuah kebiasaan menang yang tak ingin mereka khianati.
Di ruang konferensi pers sehari sebelumnya, asisten pelatih Persib Igor Tolic menyampaikan bahwa persiapan tim berjalan tanpa cela, meski waktu terasa sependek tarikan napas.
Dalam dua hari yang padat, para pemain disebutnya menekuni ulang setiap jengkal taktik—membedah serangan, menambal pertahanan, menata ulang ritme permainan—demi satu tujuan yang tak pernah berubah: tiga angka.
