Di kubu seberang, perjalanan menuju Bandung terasa lebih berat. Pelatih Madura United Carlos Perreira mengakui bahwa timnya tiba dengan beban hasil yang belum memihak dalam empat laga terakhir.
Rentetan tanpa kemenangan itu disebutnya sebagai tekanan yang tak ringan.
Meski demikian, ia memastikan bahwa rencana khusus telah disiapkan untuk meredam tuan rumah.
Pertandingan ini, menurutnya, memiliki arti penting, dan anak asuhnya dituntut untuk memulai langkah perbaikan sejak laga di Bandung.
Baca Juga:Prediksi Persib vs Madura United: Federico Barba Kunci 3 Poin di Stadion GBLA, Ini Jadwal Kick Off-nyaNanti Malam Persib Menambah Kekuatan, Mantan Kapten Utrecht U-21 Siap Diturunkan Lawan Madura United
Tentang absennya pelatih kepala Persib, ia memandang hal tersebut bukan celah yang bisa dengan mudah dieksploitasi.
Ia menilai para pemain Persib telah memahami identitas permainan mereka, sehingga ketiadaan sosok di tepi lapangan tak akan serta-merta mengubah cara mereka bergerak dan berpikir.
Maka, ketika malam benar-benar turun dan sorot lampu memandikan rumput dengan cahaya putihnya, pertandingan ini akan menjadi lebih dari sekadar hitungan angka di klasemen.
Ia menjelma pertemuan antara keyakinan yang ingin dijaga dan harapan yang hendak ditebus—di kota yang selalu percaya bahwa kandang adalah tempat kehormatan dipertahankan.
