RADARTASIK.ID – Nama Alexander Sorloth kembali menjadi sorotan setelah penampilan gemilangnya di Liga Champions.
Striker asal Trondheim itu kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan dari Norwegia saat ini.
Ia memang sering disebut sebagai striker terbaik kedua Norwegia. Alasannya sederhana: di atasnya masih ada Erling Braut Haaland, sosok yang dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini.
Baca Juga:Fans Juventus Beri Tepuk Tangan untuk Sepak Bola Menyerang SpallettiDiwarnai Tangisan Thuram, Juventus Paksa Galatasaray ke Babak Perpanjangan Waktu
Namun, menjadi “nomor dua” di belakang Haaland bukanlah hal memalukan—justru menunjukkan level kualitas yang sangat tinggi.
Dua hari lalu, Sorloth mencetak tiga gol yang membawa Atlético Madrid melaju ke babak 16 besar Liga Champions saat menghadapi Club Brugge.
Penampilannya menunjukkan kekuatan fisik luar biasa, insting gol tajam, serta pergerakan tanpa bola yang sulit dihentikan.
Menariknya, tak banyak yang tahu bahwa pada musim panas 2024, AS Roma hampir saja mendapatkan tanda tangan Sorloth.
Manajemen Giallorossi saat itu melakukan pendekatan serius untuk memboyong striker kelahiran 1995 tersebut ke Serie A.
Namun rencana itu berubah arah. Roma memutuskan mengalihkan dana dan fokus mereka kepada Tammy Abraham, yang pada akhirnya memenangkan persaingan transfer dan menjadi pilihan utama klub ibu kota Italia tersebut.
Keputusan itu membuat jalan karier Sorloth berbelok dan kembali ke Spanyol.
Baca Juga:Atalanta Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions, Palladino: Ini Sejarah bagi Sepak Bola ItaliaArrigo Sacchi: Tersingkir dari Liga Champions Ganggu Peluang Inter Raih Scudetto
Petualangan Sorloth bermula saat direkrut RB Leipzig pada musim panas 2020 dengan mahar €20 juta.
Jika dikonversi dengan kurs €1 = Rp17.000, nilai tersebut setara sekitar Rp340 miliar—angka yang menunjukkan betapa tingginya ekspektasi terhadap dirinya saat itu.
Namun kiprahnya di Bundesliga lebih banyak diwarnai pasang surut ketimbang kesuksesan konsisten.
Ia kemudian kembali ke La Liga, dipinjamkan ke Real Sociedad sebelum menemukan performa terbaiknya bersama Villarreal CF.
Di Villarreal, Sorloth tampil impresif dan bahkan finis sebagai runner-up dalam daftar pencetak gol terbanyak La Liga yang kembali menarik perhatian klub-klub besar Eropa.
Akhirnya ia berlabuh di Atlético Madrid, di bawah asuhan Diego Simeone, dan perlahan menjadi bagian penting dari lini serang Los Colchoneros.
