Kopdes Merah Putih Sirnasari Sariwangi Tasikmalaya Mulai Dibangun, Siap Suplai Dapur MBG

Kopdes Merah Putih
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sirnasari Kecamatan Sariwangi mulai dibangun dan siap suplai Dapur MBG, Selasa 24 Februari 2026. (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Desa Sirnasari, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, menyiapkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus penyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Koperasi tersebut dibangun di atas tanah kas desa di Dusun 3, RT 3 RW 6, yang sebelumnya kurang produktif setelah aliran irigasi Cikaracak mengalami kerusakan.

“Keberadaan koperasi desa di atas tanah kas desa menjadi bentuk pemanfaatan aset desa agar lebih bernilai ekonomi dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Kepala Desa Sirnasari, Elit Popo Mustofa kepada Radar, Selasa 24 Februari 2026.

Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona

Meski berdiri di atas aset desa, koperasi tetap menjadi milik anggota, sementara desa berperan sebagai penerima manfaat.

Elit menegaskan keberhasilan koperasi ditentukan oleh tiga aspek utama, yakni kesehatan modal, usaha, dan pengurus. Ke depan, KDMP diproyeksikan menyuplai kebutuhan dua dapur MBG yang telah beroperasi di desa tersebut.

“Desa Sirnasari punya dua dapur MBG. Kalau ini bisa dijalankan, insyaallah bakal jalan. Semua keperluan MBG, terutama kebutuhan bahan pokok, bisa disuplai oleh koperasi desa,” katanya.

Saat ini koperasi telah memiliki modal awal sekitar Rp 19 juta dari iuran wajib bulanan perangkat dan lembaga desa. Pengembangan usaha tidak hanya difokuskan pada penyediaan sembako dan kebutuhan MBG, tetapi juga layanan simpan pinjam serta jasa pengiriman barang.

Elit berharap seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM, usaha rumahan, pedagang material, hingga bandar gabah, bergabung sebagai anggota agar perputaran ekonomi tetap berada di desa.

“Koperasi itu dari, oleh, dan untuk anggota. Harapannya semua masyarakat, terutama pelaku UMKM, usaha kecil menengah, bisa masuk jadi anggota,” bebernya.

“Harapannya ke depan supaya lebih maju, lebih manfaat, dan berkah buat Desa Sirnasari,” pungkasnya. (obi)

0 Komentar