Anti Lemas! Cara Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa Ramadan untuk Aktivitas Padat

Cara Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa
Anti Lemas! Cara Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa Ramadan untuk Aktivitas Padat
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Bulan Ramadan adalah momen istimewa yang dinantikan umat Muslim setiap tahun.

Selama menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam.

Karena itu, memahami cara menjaga kesehatan saat berpuasa Ramadan menjadi langkah penting agar tubuh tetap bugar dan produktif.

Baca Juga:Ubah Selfie Jadi Barista Estetik di Coffee Shop Pakai Prompt Gemini AIRahasia Kombinasi Ide Takjil Paling Dicari Saat Ramadan, Bikin Momen Berbuka Makin Spesial

Puasa bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga kesempatan membangun Gaya Hidup Sehat yang lebih teratur dan seimbang.

Dengan pola yang tepat, Puasa dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan mental.

Pentingnya Asupan Nutrisi Seimbang

Kunci utama agar tetap Sehat selama Ramadan adalah memperhatikan pola makan saat sahur dan berbuka.

Sahur sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal agar energi bertahan lebih lama.

Asupan protein yang berasal dari telur, ayam, ikan, tahu, maupun tempe berperan penting dalam mempertahankan massa otot serta meningkatkan ketahanan tubuh.

Sayur dan buah menyediakan serat, vitamin, serta mineral yang penting untuk sistem pencernaan.

Ketika waktu berbuka tiba, mulailah dengan minum air putih dan mengonsumsi kurma agar energi tubuh pulih secara bertahap.

Baca Juga:Bosen Goreng Tempe Terus? Ini 6 Ide Masakan untuk Berbuka dari Tempe yang Bikin Nagih5 Ide Masakan untuk Berbuka dari Telur yang Praktis, Lezat, dan Bikin Ramadan Makin Istimewa

Hindari makan berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan rasa kantuk.

Menjaga Keseimbangan Cairan

Selama berpuasa, tubuh rentan mengalami dehidrasi.

Penuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih secara bertahap dari waktu berbuka hingga sahur.

Usahakan mengonsumsi setidaknya delapan gelas air setiap hari.

Batasi minuman berkafein karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Cairan yang cukup membantu menjaga konsentrasi, suhu tubuh, dan fungsi organ tetap optimal selama puasa sehat.

Berpuasa bukan alasan untuk berhenti bergerak.

Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau peregangan dapat dilakukan menjelang berbuka.

Aktivitas ini membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga kebugaran tubuh.

Hindari olahraga berat di siang hari karena berisiko menyebabkan kelelahan berlebih.

Setelah berbuka dan tubuh kembali mendapatkan energi, Anda bisa melakukan aktivitas dengan intensitas sedang sesuai kemampuan.

Pola Tidur yang Berkualitas

Perubahan jadwal makan sering memengaruhi waktu tidur selama Ramadan.

Kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh dan membuat tubuh mudah lemas.

0 Komentar