PANGANDARAN, RADARTASIK.ID-Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau yang sekarang disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI), ternyata masih cukup tinggi. Menurut data dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pangandaran, sampai tahun 2025 kemarin, jumlah TKI asal Kabupaten Pangandaran mencapai 255 orang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pangandaran Dedi Surachman mengatakan para TKI yang berjumlah 255 orang itu, tersebar di 10 negara Asia dan Eropa.
Diantaranya Jepang, Malaysia, Singapura, Hongkong, Brunei Darussalam, Arab Saudi, Korea Selatan, Bulgaria, Polandia dan Taiwan.
Baca Juga:Saat Pecinta Vespa SOG Indonesia Chapter Tasikmalaya, Satu Lesehan Membedah Kelas Trading di Pondok Pesantren!Unboxing Perencanaan Ala Bapellitbangda Kota Tasikmalaya di Bulan Pengendalian Diri!
“Paling banyak itu yang jadi PMI di Taiwan sebanyak 94 orang dan terbanyak kedua di Singapura dengan jumlah PMI sebanyak 66 orang,” katanya kepada Radar Selasa (24/2/2026).
Kemudian negara terbanyak ketiga tujuan TKI asal Kabupaten Pangandaran adalah Malaysia dengan jumlah 58 orang, disusul Hong Kong dengan jumlah 42 orang.
Setidaknya ada 87 perusahaan penyalur TKI atau PMI asal Kabupaten Pangandaran. Namun menurut dia, jumlah yang berangkat melalui jalur ilegal, diduga sangat banyak.
Beberapa diantaranya mendapat masalah di negara perantauan, diantaranya kena tangkap petugas migran, kerja berta dan tidak bisa pulang. “Walaupun mereka bermasalah, kita tetap memulangkan mereka, bagaimanapun itu warga kita,” ujarnya.
Menurutnya, Pemkab Pangandaran telah memulangkan dua TKI pada tahun 2025 lalu, karena sakit dan alasan lainya. Lalu ada juga yang pulang dari Malaysia sendirian. “Walaupun sebelumnya sempat meminta bantuan kita
Dedi mengatakan, masyarakat yang mau menjadi TKI atau PMI, diminta untuk memilih perusahaan yang legal atau resmi. “Jangan sekali-kali pilih yang instan, tinggal berangkat, kalau yang resmi biasanya kan ada pelatihan dulu,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa minat jadi TKI masih tinggi, itu karena tawaran gaji yang cukup lumayan di negara tujuan.(Deni Nurdiansah)
Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
KANTOR. Suasana pelayanan di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pangandaran Selasa (24/2/2026).
