PLTS 100 MW Bakal Dibangun di Mandalare Kota Banjar Jawa Barat

PLTS di Kota Banjar
Wali Kota Banjar H Sudarsono didampingi Sekda usai melakukan pertemuan dengan PLN Indonesia Power membahas pembangunan PLTS di Pendopo, Senin (23/2/2026). (Anto Sugiarto/radartasik.id)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bakal dibangun di wilayah Mandalare di Desa Sinartanjung Kecamatan Pataruman. Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar pun menyambut baik rencana tersebut.

Wali Kota Banjar H Sudarsono memastikan pelaksanaan pembangunan PLTS tidak akan berbelit dan diupayakan cepat.

“Ya PLTS rencananya di Mandalare desa Sinartanjung, membutuhkan lahan sekitar 128 hektare. Tentu tidak akan mengganggu fungsi lahan yang ada,” ucapnya Senin (23/2/2026) usai melakukan pertemuan dengan perwakilan PLN dan Indonesia Power di Pendopo Kota Banjar.

Baca Juga:Presiden Prabowo Memilih Empati!Koperasi Desa Merah Putih Bakal Gantikan Alfamart-Indomaret?

Menurutnya, pembangunan PLTS akan menelan dana berkisar Rp1,5 triliun. Diharapkan pada tahun 2028 sudah mulai berjalan. Saat ini masih proses uji kelayakan.

Prosesnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Izin dan kajian yang ditempuh harus benar-benar matang. Terlebih proses kajian sudah dilakukan sejak tahun 2023.

Dengan kehadiran PLTS diharapkan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat salah satunya penyerapan tenaga kerja dan lainnya.

Sementara itu, Divisi Pengembangan Bisnis PLN Indonesia Power Imam Sulistyo mengatakan PLTS ini akan dibangun dengan kapasitas 100 MW (mega watt). Nantinya akan dikoneksikan ke gardu induk di Kota Banjar.

“Rencana yang akan kita bangun ini PLTS, yang merupakan proyek PSN sehingga tidak ada emisi sama sekali seperti PLT batu bara,” jelasnya.

Diharapkan dengan pembangkit, kebutuhan listrik bisa terpenuhi ke masyarakat.

Pembangunan PLTS membutuhkan lahan yang cukup luas sekitar 130 hektare. Titiknya sudah ditentukan di Kecamatan Pataruman.

“Untuk tahapan kajiannya sudah kita mulai sejak 2023 lalu dan lokasi sudah ditentukan. Setelah pertemuan ini, kami akan berproses dulu untuk perizinannya,” ujarnya.

Baca Juga:Mahasiswa UMB Manfaatkan Teknologi AIoT untuk Tekan Kematian Ikan Gurame di Wargakerta Tasikmalaya1 Maret 2026, Scooter Tasikmalaya Club Berbagi Bareng 100 Anak Yatim dan Jompo!

Setelah semuanya dipenuhi, maka tahap selanjutnya proses pembangunan dilakukan dengan memberdayakan masyarakat lokal. Mulai dari tahap awal hingga nanti saat PLTS berjalan. (Anto Sugiarto)

0 Komentar