“Banyak hasil positif sudah kami raih, sekarang kami harus melanjutkan dengan semangat dan fokus ke laga berikutnya melawan Cremonese,” tegasnya.
Terkait gol Troilo, Landucci enggan menyalahkan wasit.
“Selalu ada pembahasan tentang VAR dan wasit. Sangat sulit menjadi wasit, dan saya tentu tidak netral. Saya rasa tidak adil untuk terus mengomentari keputusan. Kami tidak boleh mencari-cari alasan,” katanya.
Ia bahkan mengakui bahwa situasi semi-blok seperti itu kerap terjadi dalam sepak bola dan tidak selalu dianggap pelanggaran.
Baca Juga:Legenda Inter Ungkap Penyebab Kekalahan AC Milan dari Parma: Mereka Baru Tancap Gas di Babak KeduaAS Roma Hajar Cremonese 3-0, Ranieri: Friedkin Inginkan Scudetto
“Itu semi-blok yang juga kadang kami lakukan dan tidak selalu dianggap pelanggaran. Kami menerima keputusan wasit seperti biasa,” tuturnya.
“Yang penting adalah memperbaiki diri sendiri, bukan menyalahkan wasit. Kami menguasai bola, tetapi yang dihitung adalah gol, bukan penguasaan,” pungkasnya.
Perdebatan pun terus bergulir. Sementara Marelli menilai gol tersebut tidak sah secara regulasi, Milan memilih menatap ke depan.
Namun satu hal pasti: kontroversi di San Siro kali ini kembali membuka diskusi panjang soal konsistensi penerapan VAR di Serie A.
