AS Roma Hajar Cremonese 3-0, Ranieri: Friedkin Inginkan Scudetto

Claudio Ranieri
Claudio Ranieri Tangkapan layar Instagram@seriea
0 Komentar

RADARTASIK.ID – AS Roma tampil tanpa cela dan menundukkan Cremonese dengan skor meyakinkan 3-0 dalam laga pekan ke-26 Serie A di Stadio Olimpico, dini hari tadi.

Tiga gol di babak kedua yang dicetak Bryan Cristante, Evan Ndicka, dan Niccolò Pisilli memastikan Giallorossi terus menempel ketat papan atas klasemen.

Pada babak pertama, Roma tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan membongkar pertahanan disiplin tim asuhan Davide Nicola.

Baca Juga:AC Milan Ditumbangkan Parma di San Siro, Leao Sindir Wasit di MedsosAgen Bantah Zeki Celik Membelot ke Juventus: Ia Sangat Menghormati AS Roma

Cremonese bertahan rapat dan mampu meredam sejumlah peluang tuan rumah tanpa terlalu banyak ancaman berarti ke gawang mereka.

Perubahan terjadi selepas jeda. Pelatih Gian Piero Gasperini mengubah pendekatan taktik dengan menerapkan formasi empat bek dan memasukkan Venturino yang tampil sangat inspiratif dalam membangun serangan.

Strategi ini langsung membuahkan hasil. Roma tampil lebih agresif dan efektif, terutama dalam memaksimalkan situasi bola mati.

Gol pembuka lahir dari skema set-piece yang dieksekusi dengan presisi, diselesaikan dengan tenang oleh Cristante.

Ndicka kemudian menggandakan keunggulan melalui sundulan terukur, sebelum Pisilli memastikan kemenangan lewat penyelesaian klinis yang menutup perlawanan Cremonese.

Tambahan tiga poin ini membuat Roma menyamai raihan poin Napoli di posisi ketiga klasemen.

Bahkan, mereka kini unggul empat poin atas Juventus dengan satu pekan tersisa sebelum pertandingan berikutnya.

Baca Juga:Allegri Menginginkan Moise Kean, AC Milan Siap Korbankan Francesco CamardaPercaya Takhayul, Wakil PM Italia Penggemar AC Milan Yakin Derby della Madonnina Bakal Dimenangkan Inter

Sebaliknya, Cremonese kembali terpuruk setelah memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi 12 laga beruntun.

Di balik kemenangan tersebut, sorotan juga tertuju pada pernyataan penasihat senior klub, Claudio Ranieri.

Berbicara kepada DAZN beberapa menit sebelum kickoff, Ranieri menegaskan bahwa tidak ada tekanan berlebihan yang dibebankan kepada Gasperini musim ini.

“Hal terpenting adalah memperjelas situasi. Tahun lalu saya mengumpulkan 46 poin di paruh kedua musim, jadi rasanya logis untuk tidak membebani Gasperini dengan ekspektasi yang berlebihan,” ujar Ranieri.

“Memang benar semua orang ingin lolos ke Liga Champions, tetapi keluarga Friedkin ingin memenangkan liga,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi respons atas komentar Gasperini sehari sebelumnya.

Sang pelatih menegaskan bahwa sejak awal musim manajemen menyebut ini sebagai tahun transisi dan tidak memberikan tekanan khusus.

0 Komentar