TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengambil langkah serius menyikapi kondisi keuangan PT LKM Pancatengah yang tengah mengalami tekanan likuiditas.
Sejumlah nasabah sebelumnya dilaporkan kesulitan menarik simpanan mereka, sehingga persoalan ini tidak lagi dipandang sebagai gangguan operasional semata, melainkan telah berkembang menjadi masalah sosial yang berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan milik daerah.
Langkah pembenahan tersebut disampaikan menyusul arahan dari Otoritas Jasa Keuangan yang menyoroti lemahnya kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. OJK meminta manajemen segera melakukan penataan internal guna menekan risiko kerugian lebih besar.
Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona
Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Tasikmalaya, Amir Sudayana, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah rekomendasi yang harus dijalankan manajemen perusahaan. Salah satunya adalah meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi beban pengeluaran rutin.
“Kalau ada cabang atau unit kerja yang dinilai tidak produktif disarankan untuk dievaluasi bahkan ditutup guna menekan biaya,” katanya.
Selain itu, perusahaan didorong memperkuat kerja sama dengan investor atau mitra strategis untuk menambah modal dan memperbaiki arus kas.
Kata dia, dukungan pendanaan dari pemerintah daerah maupun pihak lain juga dimungkinkan, namun harus melalui kajian matang terkait prospek keberlanjutan usaha.
“Bantuan tidak bisa diberikan begitu saja. Harus dilihat dulu kondisi riilnya, apakah perusahaan benar-benar punya peluang bangkit. Setelah mendapat dukungan, manajemen juga harus siap dan mampu mengelola dengan baik,” ujarnya.
Menurut Amir, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam pemulihan perusahaan. Ia menegaskan jajaran direksi hingga staf harus diisi oleh tenaga profesional yang kompeten, berintegritas, dan mampu menyusun strategi pengembangan usaha.
“Jika diperlukan, restrukturisasi manajemen bisa dilakukan demi mempercepat proses penyehatan,” kata dia.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya
Pemkab berharap pembenahan menyeluruh tersebut dapat mengembalikan stabilitas keuangan PT LKM Pancatengah, sehingga kepercayaan masyarakat sebagai nasabah dapat pulih.
“Pemerintah daerah pun berkomitmen mengawal proses evaluasi sesuai mekanisme yang berlaku agar perusahaan daerah tersebut kembali sehat dan berdaya saing,” katanya. (ujg)
