Di bangku cadangan, selain I Made Wirawan dan Fitrah Maulana, telah menunggu Robi Darwis, Beckham Putra Nugraha, Dedi Kusnadar, Achmad Jufriyanto, Sergio Castel, Alfreandra Dewangga, Dion Markx, Nazriel Alfaro Syahdan, Ulliam Barros, hingga Ramon “Tanque” De Andrade Souza—nama-nama yang barangkali baru akan dipanggil ketika pertandingan menuntut perubahan nasib.
Begitulah malam ini disusun: bukan sekadar tentang siapa bermain dan siapa menepi, melainkan tentang bagaimana sebuah tim merawat harapan di tengah keterbatasan.
Dalam gemuruh yang segera pecah dari tribun, keputusan Hodak menjelma takdir sementara—yang akan diuji oleh waktu, oleh keringat, dan oleh kenyataan yang hanya bisa dijawab di atas lapangan.
