Media Italia: Spalletti Sangat Terpukul Juventus Dibantai Galatasaray

Luciano Spalletti
Luciano Spalletti Foto: Tangkapan layar DAZN
0 Komentar

Dampaknya terlihat jelas: 13 gol kebobolan hanya dalam empat pertandingan terakhir, sebuah statistik yang menjadi alarm bahaya.

Sorotan juga mengarah pada sejumlah pemain muda dan pilar utama.

Nama-nama seperti Kenan Yildiz, Francisco Conceicao, Khephren Thuram, hingga Andrea Cambiaso disebut harus menunjukkan ketajaman, disiplin, dan kontribusi defensif yang lebih besar.

Tidak ada lagi ruang untuk tampil setengah hati di tengah tekanan yang kian meningkat.

Baca Juga:Media Italia: AC Milan Tak Puas dengan Kinerja Wasit di Serie AAndrea Longoni Coret AC Milan dari Persaingan Scudetto: Mereka Tak Punya Kemampuan Mengejar Inter

Di sisi lain, isu masa depan juga mulai mengemuka. Jika sebelumnya pembicaraan perpanjangan kontrak Vlahovic menjadi topik hangat, kini masa depan Spalletti sendiri disebut tak lagi sepenuhnya aman.

Manajemen diyakini menginginkan respons nyata dalam bentuk hasil positif, bukan sekadar janji perbaikan.

Bagi Juventus, kekalahan di Istanbul bukan hanya soal skor telak, tetapi soal identitas dan karakter tim.

Spalletti kini dituntut menemukan kembali kepemimpinan dan mental baja yang selama ini menjadi ciri khas klub Turin tersebut.

Tanpa perubahan cepat dan konkret, krisis ini berpotensi semakin dalam.

0 Komentar