MBG Mandek Tiga Pekan di SD Condong Kota Tasikmalaya, Kata PIC Dapur SPPG: karena Pergantian KSPPG

MBG berhenti tiga pekan di SD Condong Kota Tasikmalaya
Ilustrasi MBG mandek tiga minggu di salah satu SD. olah digital AI
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah dasar di Kota Tasikmalaya mendadak ikut puasa.

Sudah hampir tiga pekan, siswa SD Condong, Kecamatan Cibeureum, tidak menerima jatah makanan bergizi yang sebelumnya rutin dibagikan.

Keluhan datang dari seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya. Dengan nada campur aduk antara bingung dan kesal, ia mempertanyakan kelanjutan program tersebut.

Baca Juga:Ditinggal Tarawih, Rumah PNS di Kota Tasikmalaya Dibobol Maling: Uang Rp20 Juta Raib, Pintu Tetap TerkunciRiset Smart Trash Universitas Mayasari Bakti Dorong Pengelolaan Sampah Digital di Kota Tasikmalaya

“Di abdi mah tos tilu minggu teu aya MBG. Kedah kumaha ieu? SD nu sanes mah sanajan libur ge kenging, ari di dieu mah teu aya,” ujarnya, Jumat (20/2/2026) malam.

Ia mengaku sudah menanyakan langsung ke pihak sekolah. Namun, jawaban yang diterima justru menggantung seperti jemuran saat musim hujan.

“Teu aya tanggapan jelas ti sakola. Malahan guru ge teu tiasa ngajelaskeun, sieun salah nyarios,” terangnya.

Keluhan itu kabarnya menyebar di kalangan para wali murid SD Condong. Mereka mempertanyakan mengapa sekolah lain tetap mendapat MBG meski libur, sementara di sekolah mereka program justru berhenti total.

Menanggapi hal tersebut, PIC Dapur SPPG Setianegara 1, Poppy Alawiyah, menjelaskan bahwa terhentinya distribusi MBG bukan tanpa sebab.

Masalah utama terjadi karena pergantian Kepala SPPG (KSPPG) yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional.

“Awalnya Kepala SPPG kami, Pak Deden, resign karena tidak ikut PPPK. Jadi otomatis harus menunggu penunjukan pengganti dari BGN. Kami tidak bisa menunjuk sendiri,” tutur Poppy saat dikonfirmasi.

Baca Juga:Plat Nomor Terbalik, Mobil Dinas Pemerintah Kota Tasikmalaya Viral: Sekretaris BPBD Akui LalaiTak Pulang Sejak Siang, Pria 73 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Saung Kolam Kota Tasikmalaya

Ia menyebut, dana operasional baru turun pada 20 Januari dan KSPPG pengganti, bernama Ega, baru datang ke dapur pada 21 Januari. Operasional dapur pun baru berjalan pada 26–31 Januari.

Masalah kembali muncul ketika KSPPG tersebut ternyata menangani lebih dari satu dapur.

“Beliau double tugas dengan dapur lain. Akhirnya dari Korcam kami tidak diizinkan operasional karena tidak ada kepala dapur tetap,” terangnya.

Akibatnya, distribusi MBG resmi dihentikan sejak 2 Februari 2026.

Kepala dapur pengganti berikutnya, Bahari, disebut dia berasal dari Medan dan baru bisa datang ke Kota Tasikmalaya pada 12 Februari karena urusan administrasi.

0 Komentar