RADARTASIK.ID – Situasi darurat tengah membayangi Inter Milan jelang lawatan ke markas US Lecce pada Minggu (22/2) pukul 00.00 WIB.
Perjalanan sulit dari Norwegia usai menghadapi Bodo/Glimt bukan hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga menyisakan persoalan serius dalam komposisi skuad.
Pelatih Cristian Chivu terancam kehilangan hingga enam pemain andalan sekaligus.
Kabar paling mencemaskan tentu datang dari kapten tim, Lautaro Martinez.
Penyerang asal Argentina itu dilaporkan mengalami masalah pada otot betis. Ada kekhawatiran cedera tersebut bisa membuatnya menepi hingga satu bulan.
Baca Juga:Media Italia: AC Milan Tak Puas dengan Kinerja Wasit di Serie AAndrea Longoni Coret AC Milan dari Persaingan Scudetto: Mereka Tak Punya Kemampuan Mengejar Inter
Meski demikian, kepastian baru akan diketahui setelah tes medis lanjutan. Jika skenario terburuk terjadi, absennya Lautaro akan menjadi pukulan telak bagi lini depan Nerazzurri.
Namun, persoalan Inter tak berhenti di situ. Sejumlah pemain inti lain sudah dipastikan absen saat menghadapi Lecce di Salento.
Denzel Dumfries dan Hakan Calhanoglu dipastikan menepi, dengan Calhanoglu juga harus menjalani sanksi larangan bermain. Sementara itu, Nicolo Barella juga absen karena skorsing.
Situasi makin pelik setelah Piotr Zielinski meninggalkan lapangan dalam kondisi kurang baik pada laga sebelumnya.
Bek serbabisa Manuel Akanji pun belum sepenuhnya fit. Chivu bahkan sempat memberi pernyataan singkat namun penuh makna, “Sekarang kita harus menghitung.”
Sebuah kalimat yang mencerminkan kecemasan sekaligus perhitungan matang jelang laga krusial.
Jika seluruh skenario terburuk itu menjadi kenyataan, lini tengah Inter akan mengalami perombakan total.
Baca Juga:AC Milan Kantongi Rp1,5 Triliun dari Penjualan 7 Pemain: Patahkan Rekor Pendapatan Tahun 2001Media Italia: AC Milan Rayu Modric Perpanjang Kontrak 1 Tahun Lagi
Saat ini, gelandang yang relatif aman untuk diturunkan hanyalah Petar Sucic, Henrikh Mkhitaryan, dan Diouf.
Davide Frattesi sebenarnya bisa menjadi opsi tambahan, tetapi ia sempat absen karena flu dan kondisinya belum sepenuhnya ideal.
Chivu kemungkinan harus mencari solusi alternatif, termasuk memanggil tenaga muda dari tim U-23 asuhan Stefano Vecchi.
Opsi lain yang cukup menarik adalah menggeser Akanji ke lini tengah, peran yang pernah ia jalani meski hanya di menit-menit akhir pertandingan.
Di lini belakang, kembalinya Yann Sommer sebagai penjaga gawang utama tak tergantikan.
Trio bek berpotensi diisi Yann Bisseck, Stefan de Vrij, dan Alessandro Bastoni. Di sisi sayap, Federico Dimarco berpeluang kembali menjadi starter, sementara Luis Henrique bisa mengisi sisi berlawanan.
