Menurutnya, persoalan utama bukan sekadar taktik, melainkan mentalitas.
“Saya melihat kedua tim tidak memiliki keganasan dan determinasi yang dibutuhkan dalam pertandingan Liga Champions. Mereka seperti hanya hadir di lapangan, tanpa intensitas yang seharusnya,” pungkasnya.
Kini, tekanan ada di pundak Inter untuk menjawab kritik tersebut.
Leg kedua di San Siro akan menjadi panggung pembuktian, apakah Nerazzurri mampu menunjukkan reaksi besar dan membalikkan situasi, atau justru kembali mengecewakan di panggung Eropa.
