Allegri mampu mengelola menit bermain Modric dengan cermat tanpa mengurangi pengaruhnya di lapangan maupun ruang ganti.
Bukan hanya faktor pelatih, Modric juga merasa nyaman di lingkungan Milan.
Ia disebut sudah seperti bagian dari keluarga besar klub. Hubungan yang harmonis dengan rekan setim membuat atmosfer semakin positif.
Baca Juga:Beppe Marotta Pastikan Akan Bawa Pulang Anak Dejan Stankovic ke InterLegenda Inter Heran Sommer Tak Bisa Tepis Tembakan Jens Petter Hauge: Tangannya Terlalu ke Bawah
Menariknya, meski akan berusia 41 tahun pada September mendatang, Modric tetap menjaga standar profesionalisme tinggi.
Kondisi fisiknya masih kompetitif dan ia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan.
Namun, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang pemain. Modric disebut akan menentukan masa depannya sebelum berangkat membela tim nasional Kroasia di ajang Piala Dunia.
Manajemen Milan, termasuk direktur olahraga Igli Tare, memahami situasi tersebut.
Sejak awal, kesepakatan musim panas lalu memang memberi ruang bagi Modric untuk menentukan sendiri langkah berikutnya.
Meski begitu, Milan percaya kombinasi faktor emosional, proyek olahraga, dan rasa memiliki terhadap klub bisa menjadi alasan kuat bagi Modric untuk bertahan satu musim lagi.
Jika benar diperpanjang, kehadiran Modric tak hanya soal kualitas teknis, tetapi juga simbol pengalaman dan mentalitas juara yang sangat dibutuhkan Milan dalam persaingan domestik maupun Eropa musim depan.
