Media Italia: AC Milan Rayu Modric Perpanjang Kontrak 1 Tahun Lagi

Luka Modric
Luka Modric Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kabar besar datang dari Italia. Media setempat, Calciomercato, melaporkan bahwa AC Milan tengah bekerja keras untuk mempertahankan Luka Modric setidaknya satu musim lagi.

Manajemen klub, staf pelatih, hingga para pemain disebut kompak membujuk legenda Kroasia itu agar bersedia menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun.

Kontrak Modric saat ini akan berakhir pada akhir musim. Namun Rossoneri tak ingin kehilangan sosok berpengalaman yang masih mampu menjadi pembeda di momen-momen krusial.

Baca Juga:Beppe Marotta Pastikan Akan Bawa Pulang Anak Dejan Stankovic ke InterLegenda Inter Heran Sommer Tak Bisa Tepis Tembakan Jens Petter Hauge: Tangannya Terlalu ke Bawah

Meski dini hari tadi gagal membawa Milan mengalahkan Como, Modric kembali menunjukkan kelasnya saat Milan bertandang ke Pisa, akhir pekan lalu.

Setelah lawan sempat menyamakan kedudukan, gelandang veteran itu tampil sebagai pemimpin di lapangan dan menjadi motor kebangkitan tim.

Puncaknya terjadi pada menit ke-85. Mantan pemain Real Madrid tersebut mencetak gol kemenangan dari situasi open play.

Gol itu bukan hanya penting secara hasil, tetapi juga bersejarah. Modric resmi menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah Serie A yang mencetak gol dari permainan terbuka.

Mentalitas juara yang telah ia bangun selama bertahun-tahun di level tertinggi kembali terlihat jelas. Di usia yang tak lagi muda, ia masih mampu menjadi pembeda.

Milan sebenarnya telah memiliki opsi perpanjangan kontrak dalam kesepakatan awal.

Dalam proposal terbaru, klub siap memberikan kenaikan gaji jika berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.

Nilainya mencapai sekitar €4,5 juta bersih per musim, atau setara Rp76,5 miliar (dengan kurs €1 = Rp17.000).

Angka tersebut menunjukkan keseriusan manajemen mempertahankan sang gelandang.

Baca Juga:Diancam Allegri, Fabregas Minta Maaf: Karena Emosi, Saya Menyentuh BolaLegenda AC Milan Tak Kaget Inter Dikalahkan Bodo/Glimt: City dan Atletico Juga Tumbang di Sana

Namun, bagi Modric, persoalannya bukan semata uang. Faktor kondisi fisik, motivasi, dan peran di dalam tim menjadi pertimbangan utama.

Ia tak ingin sekadar menjadi pelapis atau simbol di ruang ganti. Modric ingin terus bermain di level tertinggi dan memberikan dampak nyata bagi tim.

Hubungan Modric dengan pelatih Massimiliano Allegri disebut menjadi salah satu kunci penting. Keduanya membangun relasi yang dilandasi rasa hormat dan kepercayaan.

Modric menghormati Allegri bukan hanya sebagai pelatih sukses, tetapi juga sebagai pribadi dan sinergi tersebut menghadirkan keseimbangan dalam manajemen tim.

0 Komentar