Limbah Dapur MBG di Taraju Tasikmalaya Sudah Dibenahi, Camat Pastikan Tak Lagi Mencemari Lingkungan

Limbah mbg taraju
Pemerintah Kecamatan dan Polsek Taraju saat mengecek lokasi limbah MBG di Kecamatan Taraju Rabu 11 Februari 2025. (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kecamatan Taraju memastikan persoalan limbah yang berasal dari dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah ditangani dan tidak lagi mencemari lingkungan seperti yang dikeluhkan masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan Camat Taraju, Dedi Herniawan, setelah pihaknya melakukan survei langsung ke lokasi menyusul keluhan masyarakat yang viral di media sosial.

Sebelumnya, pengelolaan limbah dapur MBG sempat menjadi sorotan warga setelah muncul dugaan pembuangan limbah cair ke saluran air permukiman.

Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona

Pengelola dapur telah diminta segera memperbaiki sistem pembuangan agar tidak mencemari lingkungan dan berjanji melakukan pembenahan.

Menurut Dedi, hasil evaluasi menunjukkan beberapa fasilitas pengolahan limbah memang belum berfungsi optimal sehingga perlu penyempurnaan. Namun setelah dilakukan perbaikan, sistem pembuangan kini sudah berjalan normal.

“Sekarang sudah tertangani dan berjalan normal. Pemerintah kecamatan bersama kepolisian ikut memantau agar pengelolaan limbah sesuai aturan dan tidak mengganggu warga,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Sekretaris Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tasikmalaya, Rubi Azhara, mengapresiasi peran aktif warga dalam melaporkan dugaan pencemaran tersebut. Ia menilai laporan masyarakat penting sebagai bentuk kontrol sosial.

“Satgas melalui koordinator wilayah sudah meninjau lokasi dan melakukan pengecekan. Kami akan terus memantau agar pengelolaan limbah mematuhi aturan, sehingga program strategis nasional tetap berjalan tanpa merugikan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten menegaskan komitmennya memastikan dapur MBG menerapkan standar sanitasi dan sistem pengolahan limbah yang layak.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah dampak lingkungan sekaligus menjaga kenyamanan serta kesehatan warga sekitar.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya

Sebelumnya, meresahan warga bermula dari beredarnya video berdurasi 23 detik di media sosial yang memperlihatkan aliran limbah cair diduga berasal dari dapur MBG mengalir langsung ke selokan. Rekaman yang diunggah akun TikTok @ruang.baru7 itu menunjukkan air selokan berubah keruh keputihan disertai bau menyengat.

Peristiwa yang disebut terjadi di salah satu titik di Desa Taraju tersebut membuat warga merasa terganggu. Bau tidak sedap bahkan tercium hingga ke pekarangan rumah dan kebun, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. (ujg)

0 Komentar