Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya sibuk menghitung statistik, tetapi segera turun tangan lewat operasi pasar.
“Operasi pasar itu paling cepat menolong. Jangan tunggu harga makin liar baru bergerak,” ujar seorang pembeli di pasar.
Desakan ini mencerminkan kegelisahan masyarakat. Ramadan yang semestinya menjadi momentum ibadah dan kebersamaan, jangan sampai berubah menjadi bulan latihan bertahan hidup karena harga sembako yang terus merangkak naik seperti tak kenal lelah. (ayu sabrina barokah)
