Andrea Longoni Coret AC Milan dari Persaingan Scudetto: Mereka Tak Punya Kemampuan Mengejar Inter

AC Milan
Ilustrasi AC Milan Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Harapan AC Milan untuk bersaing dalam perebutan scudetto musim ini dinilai kian menipis.

Hasil imbang 1-1 melawan Como 1907 di San Siro menjadi titik balik yang membuat jurnalis Italia, Andrea Longoni, secara terbuka mencoret Rossoneri dari perburuan gelar.

Dalam kolom editorialnya di Calciomercato.com, Longoni menilai hasil imbang tersebut secara umum memang tidak bisa disebut sebagai bencana.

Baca Juga:AC Milan Kantongi Rp1,5 Triliun dari Penjualan 7 Pemain: Patahkan Rekor Pendapatan Tahun 2001Media Italia: AC Milan Rayu Modric Perpanjang Kontrak 1 Tahun Lagi

Milan tampil dalam kondisi tidak ideal: Rafael Leao dan Christian Pulisic belum sepenuhnya fit, Adrien Rabiot absen, Alexis Saelemaekers memulai laga dari bangku cadangan, serta blunder fatal dari Mike Maignan yang memengaruhi jalannya pertandingan.

“Secara umum, hasil imbang melawan Como bukanlah sesuatu yang memalukan, terutama melihat kondisi Milan saat ini,” tulis Longoni.

Namun persoalannya bukan semata hasil pertandingan tersebut. Dengan Inter Milan kini unggul tujuh poin tanpa tanda bintang atau laga tunda, Longoni menilai perburuan gelar praktis selesai bagi Milan.

“Game Over” untuk Scudetto

Longoni mengibaratkan situasi Milan seperti layar video game yang menampilkan tulisan “Game Over”. Menurutnya, peluang mengejar Inter sudah terlalu berat.

Ia berpendapat, kemenangan atas Como seharusnya bisa memberi tekanan psikologis kepada Nerazzurri, apalagi Inter juga harus membagi fokus di Liga Champions.

Dengan jadwal padat dan kebutuhan energi besar untuk leg kedua kompetisi Eropa, Inter mungkin saja kehilangan poin di Serie A.

Namun Milan gagal memanfaatkan momentum tersebut.

“Secara matematis memang belum tertutup, tetapi Milan tidak memberi kesan mampu merangkai kemenangan beruntun,” tulisnya lagi.

Baca Juga:Media Italia Ungkap Penyebab Keributan Allegri dan Fabregas: Pelanggaran ke Saelemaekers Cuma PemicuBeppe Marotta Pastikan Akan Bawa Pulang Anak Dejan Stankovic ke Inter

Bahkan saat menang dalam beberapa laga terakhir—kecuali melawan Bologna—Rossoneri dinilai selalu tampil dengan susah payah.

Sementara itu, defisit tujuh poin bukan angka kecil dalam fase krusial musim.

Longoni juga menyoroti kesalahan Maignan yang disebutnya “luar biasa buruk”.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa performa tim secara keseluruhan memang tidak cukup untuk layak menang.

Di sisi lain, ia membela Leao dari gelombang kritik yang terus berdatangan. Menurutnya, winger asal Portugal itu hampir sepanjang musim bermain dalam kondisi tidak 100 persen.

0 Komentar