Telat 32 Menit, Wali Kota Tasikmalaya Kembali Ngantor Usai Tipes: Apel Pagi Jadi Panggung Minta Maaf

wali kota tasikmalaya kembali ngantor setelah sakit tipes
Para peserta Apel Pagi Gabungan telah siaga di lapangan Bale Kota Tasikmalaya tepat pukul 08.00, Rabu (18/2/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Setelah hampir dua pekan menghilang dari aktivitas pemerintahan karena sakit tipes, Viman Alfarizi Ramadhan akhirnya kembali memimpin roda birokrasi Kota Tasikmalaya.

Comeback-nya ditandai dengan Apel Pagi gabungan pegawai OPD se-Kota Tasikmalaya di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (18/2/2026) pagi.

Namun, apel yang dijadwalkan pukul 08.00 itu baru benar-benar dimulai sekitar 32 menit kemudian.

Baca Juga:KAHMI Kota Tasikmalaya Ziarah ke Makam Mak Eroh, Touring Bukan Sekadar Gas MotorJam Kerja Dipangkas, Pelayanan Jangan Ikut Puasa: ASN Kota Tasikmalaya Masuk Lebih Pagi Selama Ramadan 2026

Sementara barisan aparatur sudah tegak lurus sejak pagi, wali kota baru tiba dan menyampaikan amanat selama kurang lebih 18 menit.

Sejak pukul 08.00, Wakil Wali Kota Diky Candra, Sekda Asep Goparullah, para kepala OPD, dan ratusan ASN sudah berdiri rapi di lapangan. Matahari naik, disiplin tetap berdiri. Yang datang belakangan: pimpinan tertinggi kota.

Dalam sambutannya, Viman langsung membuka dengan permohonan maaf karena keterlambatan dan ketidakhadirannya hampir dua minggu.

“Pertama saya mohon maaf karena saya telat. Bapak Ibu sudah berbaris rapi sejak pagi. Sudah kurang lebih dua minggu saya tidak bertemu langsung karena sakit. Terima kasih atas doa dan semangatnya sehingga hari ini saya bisa kembali bersama-sama bekerja untuk masyarakat,” ujar Viman.

Ia juga mengaitkan momen kembalinya bekerja dengan menjelang bulan suci Ramadan. Menurutnya, jam kerja yang lebih singkat tidak boleh menjadi alasan kinerja ikut “dipuasakan”.

“Di Ramadan jam kerja memang lebih singkat, tapi harus lebih berdampak. Jangan malah terbalik. Karena di Ramadan semua adalah ibadah. Tidurnya ibadah, apalagi kerjanya,” katanya, disambut anggukan para pegawai.

Viman menekankan tiga kata kunci yang disebutnya sebagai arahan nasional: kompak, bergerak, dan berdampak. Ia meminta seluruh OPD tidak hanya bekerja, tetapi juga berani mengekspresikan hasil kerja kepada publik.

Baca Juga:Padel Menggeliat, Izin Tertatih: DPRD Ingatkan Jangan Sampai Kota Tasikmalaya Jadi Lapangan Tanpa RegulasiDisangka Bangkai Tikus, Ternyata Jasad Pria Meninggal: Ditemukan Warga Kersanagara Kota Tasikmalaya

“Tolong sampaikan kerja-kerja Bapak Ibu di media sosial OPD masing-masing. Jangan hanya diam menunggu laporan akhir. Proses itu juga penting diketahui warga,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Viman juga menyinggung capaian pendapatan daerah yang disebutnya mulai menunjukkan tren positif di awal 2026, termasuk hasil lelang yang melampaui target serta potensi sektor parkir dan event Ramadan.

0 Komentar