Malam itu, di bawah lampu GBLA, pertandingan tak sekadar menjadi urusan skor.
Ia adalah perjumpaan antara ingatan dan kemungkinan, antara kecewa yang ingin ditebus dan keunggulan yang ingin dijaga.
Bandung bersiap menyaksikan apakah kebangkitan akan lahir dari luka, atau justru ketenangan yang memenangi pertaruhan.
Baca Juga:Ikhtiar Bojan Hodak Bawa Persib Lolos ke 8 Besar ACL Two, Bidik Kemenangan dari Ratchaburi FCKisah Manis Joel Vinicius di Arema FC, Cetak 2 Gol ke Gawang Semen Padang dalam Laga Penting
“Meski akan ada momen bertahan tergantung situasi lapangan, mereka tetap memegang teguh filosofi permainan dari leg pertama,” ujar legenda sepakbola Thailand ini.
