TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Deru mesin motor gede yang melaju dari Tasikmalaya menuju Subang, Minggu (15/2/2026), bukan sekadar parade hobi.
Di balik touring lintas kota itu, komunitas Owner Xmax Indonesia (OXI) membawa pesan yang agak menohok: komunitas motor jangan cuma jago konvoi, tapi juga hadir saat masyarakat butuh aksi.
Kegiatan yang dibungkus dengan momentum munggahan jelang Ramadan ini disebut sebagai upaya menyatukan cabang OXI dari berbagai daerah sekaligus memperkuat orientasi sosial komunitas.
Baca Juga:Disangka Bangkai Tikus, Ternyata Jasad Pria Meninggal: Ditemukan Warga Kersanagara Kota TasikmalayaPersikotas FC Dapat “Tunggangan” Baru dari Mitsubishi, Disuntik Bus dan Semangat Nasional
Ketua Umum OXI Rd Panji Priatna SH MH menegaskan bahwa agenda tersebut tidak ingin terjebak pada seremoni tahunan belaka.
“Kegiatan ini diikuti cabang dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum seperti ini efektif untuk menyatukan visi dan menjaga soliditas. Bukan hanya foto bareng lalu bubar,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Panji menjelaskan, anggota OXI berasal dari beragam latar belakang: pengusaha, pejabat pemerintahan, hingga advokat.
Kombinasi itu membuat komunitas ini tak sekadar ruang pamer kendaraan, melainkan forum komunikasi yang cair tanpa sekat jabatan.
Namun, ia juga menyentil stigma lama komunitas otomotif yang kerap dilekatkan pada gaya hidup semata.
Menurutnya, OXI justru ingin membalik narasi itu dengan menyertakan aksi sosial dalam setiap pertemuan besar.
“Touring hanya medium. Yang ingin dibangun itu kepedulian dan konsistensi. Jangan sampai komunitas hanya terasa saat konvoi, tapi hilang ketika masyarakat membutuhkan,” katanya, setengah menyindir fenomena klub motor musiman.
Baca Juga:Pesta Gol di Stadion Wiradadaha, Persikotas FC Panaskan Mesin dengan Skor Setengah LusinSaat Mahasiswi Diminta Turun dari Diskursus oleh Budi Mahmud Saputra!
Beragam kegiatan sosial rutin digelar, mulai dari donor darah, bakti sosial, hingga penyaluran bantuan bagi jompo dan anak yatim piatu.
Pendekatan ini, kata Panji, juga menjadi cara menjaga citra komunitas motor agar tetap positif di mata publik.
Ia menekankan pentingnya disiplin berkendara dan etika di jalan. Baginya, profesionalisme anggota tidak cukup tercermin di ruang rapat atau bisnis, tetapi juga di lampu merah dan marka jalan.
Sementara itu, Ketua Cabang OXI Kota Tasikmalaya, Dani Salamon menilai kegiatan lintas daerah ini menjadi pintu masuk memperluas basis anggota lokal. Ia melihat potensi besar dari kalangan pengusaha dan profesional muda di Tasikmalaya yang memiliki minat serupa.
