TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Menjelang bulan suci Ramadan, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Touring Munggahan dan ziarah ke makam Mak Eroh, Selasa (17/2/2026).
Sosok Mak Eroh dikenal sebagai pahlawan lingkungan Kota Tasikmalaya yang jejak perjuangannya lebih banyak berbicara lewat tindakan ketimbang spanduk seremoni.
Kegiatan tersebut diisi dengan konvoi menuju lokasi makam, doa bersama, serta refleksi nilai perjuangan Mak Eroh yang dikenal sebagai penerima penghargaan Kalpataru dan mendapat apresiasi internasional atas dedikasinya menjaga kelestarian lingkungan.
Baca Juga:Jam Kerja Dipangkas, Pelayanan Jangan Ikut Puasa: ASN Kota Tasikmalaya Masuk Lebih Pagi Selama Ramadan 2026Padel Menggeliat, Izin Tertatih: DPRD Ingatkan Jangan Sampai Kota Tasikmalaya Jadi Lapangan Tanpa Regulasi
Pengurus KAHMI Kota Tasikmalaya, Amran Saefullah, mengatakan kegiatan munggahan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya menghidupkan kembali ingatan kolektif tentang tokoh lokal yang berjasa besar bagi masyarakat dan alam.
“Mak Eroh itu simbol ketulusan. Beliau menjaga lingkungan tanpa pamrih, tanpa panggung, tanpa pencitraan. Kami ingin Ramadan ini dimulai dengan meneladani nilai itu, bukan hanya dengan konvoi motor tapi juga konvoi kesadaran,” ujar Amran kepada Radartasik.id.
Menurut Amran, ziarah ke makam Mak Eroh menjadi pengingat bahwa perjuangan sosial dan lingkungan harus terus dilanjutkan oleh generasi hari ini, terutama di tengah maraknya persoalan sampah, alih fungsi lahan, dan krisis kepedulian.
“Kalau sekarang banyak yang sibuk bicara pembangunan, Mak Eroh justru sudah lama membuktikan bahwa merawat alam itu juga bentuk ibadah. Ini yang ingin kami wariskan ke kader dan masyarakat Kota Tasikmalaya,” katanya.
Ia menambahkan, momentum munggahan dimanfaatkan KAHMI untuk mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan komitmen sosial menjelang Ramadan.
“Kami tidak ingin munggahan hanya jadi agenda makan-makan. Harus ada makna. Ziarah ini adalah cara kami mengingatkan bahwa perjuangan tidak selalu lewat mimbar, tapi lewat kerja sunyi seperti yang dilakukan Mak Eroh,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, KAHMI Kota Tasikmalaya berharap nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan cinta lingkungan dapat terus hidup di tengah masyarakat.
Baca Juga:Disangka Bangkai Tikus, Ternyata Jasad Pria Meninggal: Ditemukan Warga Kersanagara Kota TasikmalayaPersikotas FC Dapat “Tunggangan” Baru dari Mitsubishi, Disuntik Bus dan Semangat Nasional
Ramadan, menurut Amran, seharusnya menjadi bulan memperbanyak aksi nyata, bukan hanya memperbanyak slogan. (rezza rizaldi)
