Fabregas: Bermain Bagus Lawan AC Milan Tak Menjamin Kemenangan

Cesc Fabregas
Cesc Fabregas Tangkapan layar Instagram@comofootball
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Ambisi AC Milan untuk mengunci tiket Liga Champions musim depan semakin membara.

Duduk di peringkat kedua klasemen dan tertinggal delapan poin dari Inter di puncak klasemen, Rossoneri memburu kemenangan ketiga secara beruntun demi memperkokoh posisi paapan atas.

Kesempatan itu datang tak lama setelah kemenangan tandang atas Pisa. Kini, tantangan berikutnya adalah laga tunda pekan ke-24 Serie A melawan Como di San Siro pada Kamis (19/2) pukul 02.45 WIB.

Baca Juga:Jurnalis Italia Kesal Ada Pihak yang Meminta Gattuso Tak Memanggilnya Bastoni ke Timnas ItaliaDel Piero Yakin Juventus Gugur di Babak Playoff Liga Champions: Mustahil Comeback Lawan Galatasaray

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menegaskan bahwa timnya tak lagi punya ruang untuk terpeleset saat menjamu Como.

“Kami sudah tidak punya margin untuk kesalahan. Besok akan menjadi pertandingan yang sulit melawan Como, yang juga sedang berjuang untuk zona Liga Champions. Kami harus mempersiapkannya dengan sangat baik,” ujar Allegri dalam konferensi pers.

Tak hanya fokus pada laga, Allegri turut menyinggung polemik pasca laga Inter vs Juventus yang sempat memicu perdebatan.

Namun, memilih tak memperpanjang kontroversi tersebut dan membeberkan kondisi para pemainnya saat menjamu Como.

“Saelemaekers tersedia, Leao dalam kondisi baik, dan Pulisic masih harus dievaluasi karena masih merasakan sedikit ketidaknyamanan,” tambahnya.

Di kubu lawan, pelatih Como, Cesc Fabregas, datang ke San Siro dengan pendekatan realistis.

Usai kekalahan kandang dari Fiorentina, ia menekankan bahwa performa apik tak selalu identik dengan kemenangan, apalagi melawan Milan di kandang.

Baca Juga:Viral di Medsos, Juventus Diejek Mantan Pemainnya Usai Dibantai GalatasarayDua Wakil Italia Tumbang di Babak Playoff Liga Champions, Juventus Paling Merana

“Bermain bagus tidak selalu berarti menang. Kalau begitu, sepak bola akan dijelaskan dengan cara yang berbeda,” ucap Fabregas.

Menurut mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu, timnya masih dalam tahap pertumbuhan dan belum siap untuk memenangkan scudetto.

“Kami harus melakukan hal-hal yang benar dan berusaha melakukannya dengan baik. Kami adalah tim dan klub yang sangat muda. Kami belum siap untuk pergi dan memenangkan scudetto,” paparnya.

Fabregas juga menyinggung soal ekspektasi publik terhadap posisi timnya di klasemen dan kembali menekankan bahwa dalam sepakbola tim terbaik tidak selalu menghasilkan kemenangan.

“Saya tahu kami sudah tampil baik. Klasemen, klasemen… tetapi dari pengalaman saya di sepak bola, tidak selalu tim terbaik dan pelatih terbaik yang selalu menang,” tuturnya.

0 Komentar