Emiliano Viviano Tuding Wasit Banyak Rugikan Juventus: Kita Bicara Tentang Liga Marotta

Emiliano Viviano
Emiliano Viviano Foto: Tangkapan layar Instagram@officialviviano
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Mantan penjaga gawang Italia, Emiliano Viviano, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga panas Inter vs Juventus yang berakhir 3-2, akhir pekan lalu.

Dalam podcast Cose Scomode, eks kiper kelahiran 1985 itu secara blak-blakan menyoroti sejumlah keputusan yang dinilainya merugikan Juventus.

Viviano, yang sepanjang kariernya identik dengan Brescia dan Sampdoria dari segi jumlah penampilan, tidak menahan diri saat membahas kontroversi yang melibatkan wasit La Penna serta dua pemain yang menjadi sorotan, yakni Pierre Kalulu dan Alessandro Bastoni.

Baca Juga:Dapat Dana Segar dari Penjualan Pobega, AC Milan Incar Striker DortmundJuventus Terpuruk di Istanbul, Spalletti Diminta Contek Ilmu Allegri

Menurutnya, kesalahan wasit memang selalu ada dalam sepak bola. Namun, yang membuatnya geram adalah inkonsistensi penggunaan VAR dalam momen krusial.

“Kesalahan wasit selalu ada dan akan selalu ada,” ujar Viviano seperti dikutip TuttoJuve.com.

“Kita sudah memasukkan VAR, tetapi menggunakannya terlalu sedikit. Melihat apa yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, kejadian di Inter-Juventus itu benar-benar omong kosong,” kecamnya.

“Saya menantang siapa pun untuk mengatakan bahwa setelah melihat tayangan ulang secara langsung, itu bukan kartu kuning,” jelasnya.

Pernyataan tersebut merujuk pada insiden yang awalnya dianggap sebagai kesalahan Kalulu.

Namun, menurut Viviano, persepsi publik justru keliru karena sejak awal keputusan wasit sudah tidak tepat.

“Kita mengira Kalulu yang melakukan kesalahan besar, tapi ternyata kita sendiri yang salah karena berpikir demikian,” lanjutnya.

Baca Juga:Fabregas: Bermain Bagus Lawan AC Milan Tak Menjamin KemenanganJurnalis Italia Kesal Ada Pihak yang Meminta Gattuso Tak Memanggilnya Bastoni ke Timnas Italia

“Kita sudah melihat banyak hal gila musim ini, tetapi sekarang orang-orang mulai berbicara tentang ‘Marotta League’ dan seterusnya,” ungkapnya.

Istilah “Liga Marotta” sendiri merupakan sindiran yang merujuk pada Giuseppe Marotta, sosok petinggi Inter yang kerap dikaitkan dengan pengaruh kuat di balik layar sepak bola Italia.

Namun Viviano menegaskan, dirinya tidak berbicara sebagai pendukung Inter ataupun Juventus.

“Saya tidak peduli dengan Inter,” tegasnya.

“Tapi musim ini saya tidak melihat banyak keputusan yang menguntungkan Inter. Justru saya melihat banyak keputusan yang merugikan Juventus,” paparnya.

Ia juga menyinggung contoh lain, yakni saat Inter menghadapi Napoli dalam laga langsung perebutan posisi puncak.

0 Komentar