RADARTASIK.ID – Malam kelam menyelimuti dua wakil Italia di babak play-off Liga Champions UEFA.
Atalanta dan Juventus sama-sama tumbang di leg pertama, namun kekalahan Si Nyonya Tua terasa paling menyakitkan setelah dibantai dengan skor mencolok.
Bertandang ke Signal Iduna Park, Atalanta harus mengakui keunggulan Borussia Dortmund dengan skor 2-0.
Baca Juga:Drama di Laga Benfica vs Real Madrid, Mourinho Diusir Usai Minta Wasit Beri Kartu Merah ke ViniciusSiapa Noah Klose? Striker Jangkung Anak Miroslav yang Pernah Bawa Lazio Taklukkan AS Roma
Pasukan Raffaele Palladino sudah berada dalam tekanan sejak awal laga dimana kick-off bahkan sempat mundur 15 menit akibat keterlambatan tim tuan rumah yang terjebak kemacetan.
Belum genap lima menit pertandingan berjalan, Dortmund sudah membuka keunggulan melalui Serhou Guirassy pada menit ketiga.
Gol cepat itu membuat Atalanta dipaksa keluar dari rencana awal permainan mereka.
Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang La Dea kembali bergetar pada menit ke-42 lewat aksi Beier, yang memanfaatkan assist Guirassy.
Kekalahan ini terasa semakin pahit karena sejatinya laga play-off bisa saja dihindari jika Atalanta mampu lolos otomatis ke babak 16 besar.
Namun kegagalan meraih hasil maksimal saat menghadapi Athletic Bilbao dan Union Saint-Gilloise memaksa mereka menempuh jalur tambahan.
Padahal, di kompetisi domestik, performa Nerazzurri cukup stabil. Mereka baru saja menundukkan Lazio 2-0 dan mengoleksi 20 poin dari delapan laga liga terakhir.
Baca Juga:Jovan Kirovski Ungkap Alasan AC Milan Jual Anak Ibrahimovic ke AjaxMedia Italia: AC Milan Kecewa dengan Kinerja Wasit Inter vs Juventus
Namun di Eropa, cerita berbeda terjadi. Dengan defisit dua gol, Atalanta kini wajib tampil sempurna di leg kedua di Bergamo pada 25 Februari jika ingin menjaga asa.
Bila lolos, mereka sudah ditunggu Arsenal atau Bayern Munich di babak berikutnya.
Juventus Terpuruk di Istanbul
Jika Atalanta kalah dua gol, penderitaan Juventus jauh lebih dalam. Bertandang ke markas Galatasaray, Bianconeri dipermalukan dengan skor telak 5-2.
Galatasaray unggul lebih dulu lewat Gabriel Sara pada menit ke-15 setelah memanfaatkan kesalahan Kenan Yildiz.
Juventus sempat bangkit dan berbalik unggul melalui dua gol Teun Koopmeiners pada menit ke-16 dan 32. Harapan sempat menyala.
Namun semuanya runtuh di babak kedua. Cedera Bremer memaksa perubahan di lini belakang, sementara Andrea Cambiaso yang sudah mengantongi kartu kuning ditarik keluar.
Penggantinya, Cabal, justru diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Baris Yilmaz.
