“Mungkin dari apa yang terlihat malam ini, Atalanta punya peluang lebih besar karena mereka hanya tertinggal dua gol. Tapi keduanya berangkat dari trauma yang sama, yaitu pergantian pelatih,” katanya.
Menurutnya, perubahan di kursi pelatih selalu membawa konsekuensi yang harus ditanggung seluruh tim.
“Itu situasi yang harus ditopang oleh seluruh kelompok. Pertandingan-pertandingan berikutnya akan menentukan siapa yang mengambil langkah tepat, atau apakah ini hanya musim transisi bagi keduanya,” pungkas Del Piero.
Pernyataan tersebut terasa seperti vonis awal bagi Juventus.
Baca Juga:Viral di Medsos, Juventus Diejek Mantan Pemainnya Usai Dibantai GalatasarayDua Wakil Italia Tumbang di Babak Playoff Liga Champions, Juventus Paling Merana
Dengan defisit tiga gol dan performa yang jauh dari konsisten, Bianconeri dituntut tampil nyaris sempurna di leg kedua jika ingin menjaga asa.
Bagi Del Piero, Liga Champions bukan hanya soal kualitas teknis, tetapi juga soal mental baja dan kontinuitas performa.
Jika Juventus tak mampu menemukan keduanya dalam waktu singkat, perjalanan mereka di Eropa musim ini bisa benar-benar berakhir di babak play-off.
