Mentalitas itulah yang ingin ia bawa ke Istanbul saat menghadapi leg pertama babak playoff Liga Champions.
“Secara paradoks, kami bermain lebih baik saat kalah jumlah pemain. Kami harus mempertahankan kepraktisan dan kekuatan mental itu,” katanya.
Soal komposisi lini depan, Spalletti masih membuka berbagai opsi dan tak menutup kemungkinan menempatkan Weston McKennie sebagai penyerang tengah jika dibutuhkan.
Baca Juga:Marotta Tuding Media Terlalu Berlebihan Hakimi Bastoni: Ingatkan Duel Juventus vs Inter di Tahun 2021Presiden Inter Milan Dituduh Mencemari Serie A: Petinggi Juventus Tahu Cara Kerja Marotta
Cedera Holm dan absennya Kalulu pada laga berikutnya juga menjadi pertimbangan dalam rotasi.
Dengan tensi yang sudah tinggi sebelum peluit awal dibunyikan, laga melawan Galatasaray dipastikan berjalan sengit.
Namun bagi Spalletti, yang terpenting bukan hanya hasil akhir, melainkan bagaimana Juventus menunjukkan kedewasaan dan karakter di tengah tekanan — sekaligus menjawab kritik dengan performa di lapangan.
